20 Oktober Alat Internet Tiba Di Daratan Oba

336

Tower XL

TIDORE, CH – Keseriusan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) dibawah kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen dalam menindaklanjuti  keluhan masyarakat di Kecamatan Oba Selatan terkait jaringan telpone dan internet yang sulit diakses, akhirnya mendapat titik terang. 

Diperkirakan, perangkat lunat jaringan telpone dan jaringan internet berupa Base Transceiver Station (BTS) atau yang dikenal dengan Tower, sudah akan tiba di ternate pada 20 Oktober 2019. Selanjutnya alat yang merupakan bantuan dari Kementrian Kominfo RI itu akan dibawa ke tiga Desa yang berada di Kecamatan Oba Selatan diantaranya Desa Tagalaya, Desa Wama,  Desa Hager dan  Desa Kususinopa di Kecamatan Oba. 

“Alatnya diberangkatkan dari Jakarta pada tanggal 1 Oktober kemarin, sehingga rencanya tanggal 20 oktober nanti itu sudah tiba di Ternate mudah-mudahan setelah sampai di Ternate mereka langsung menuju ke lokasi pemasangan tower yang berada di empat titik tersebut,” ungkap Budi Mustafa Sekertaris Dinas Telekomunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tikep saat ditemui kamis, (10/10)  di ruang kerjanya.

BACA JUGA  Kelurahan Rum Kembali Diterjang Banjir

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa jika alat tersebut sudah dilakukan pemasangan, maka dari pihak ketiga kemudian melakukan pengaktifan jaringan, dan untuk Kecamatan Oba Selatan nantinya menggunakan jaringan XL, baik untuk menelpon maupun mengakses internet.

Selain empat desa tersebut, menyusul tambahan dua alat internet yang bersumber dari Kementrian Kominfo dengan mengunakan jaringan XL untuk ditempatkan di Kecamatan Oba Tengah yang berpusat di Desa Togeme dan Sio Kona.  Informasi yang dihimpun pihak Diskominfo Kota Tikep, untuk material BTS sudah diberangkatkan dari Jakarta Selasa kemarin, sehingga rencanya di tanggal 26 Oktober mendatang alat tersebut sudah akan tiba di Ternate.

“Saat ini kami juga dapat tambahan satu unit BTS dari Telkomsel di Kecamatan Oba Tengah yang berpusat di Akedotilou atau Paceda, sehingga saat ini tinggal dilakukan pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kemudian dilakukan proses pembangunan,” tambahnya.(Red)

Reporter: Musa Abubakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here