6 Warga Haltim Tertular Penyakit HIV

2010
Fahima Husin, S.Kep

MABA,Ch – Penularan penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Propinsi Maluku Utara terus memprihatinkan. Di 2019 ini, kembali ditemukan 6 warga Haltim yang terinfeksi penyakit yang mematikan itu.

Sebelumnya pada 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Haltim mengantongi 7 warga Haltim yang terinfeksi virus tersebut. “Di 2019 ini ada 6 orang, yang sementara menjalankan terapi anti ratorviral (ARV),” sebut Fahima Husin, S.Kep, bagian penanggung jawab pencegahan dan pengendalian penyakit di Dinas Kesehatan Pemkab Haltim saat ditemui Cerminhalmahera.com di ruang kerjanya, Rabu (7/8/2019).

Jumlah data tersebut kemungkinan akan bertamba. Sebab menurut Fahima, data yang diperoleh itu hanya yang dideteksi oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang tersebar dalam wilayah Haltim. “Ini hanya dari Dinas dan Puskesmas, Rumah Sakit kami tidak kafer,” akunya.

Saat ini, 6 pasien yang terinfeksi HIV ini dalam pengawasan Dinas Kesehatan dengan dilakukan terapi ARV di Tobelo dan Ternate. Ini dilakukan karena fasilitas pengobatan HIV di Haltim belum tersedia.
“Karena di Halmahera Timur belum ada belum bisa untuk terapi ARV karena belum ada PDP, jadi langsung ke Tobelo atau Ternate,”jelasnya.

BACA JUGA  Warga Tewil Pertanyakan Program CSR PT. Getsman

Lanjut Fahima untuk tingkat sosialisasi juga suda dilakukan dari Puskesmas hingga Dinas Kesehatan, tiap tahun dua sampai tiga kali sosialisasi karena ada anggaran dari WUK dan DAK,” paparnya. (Ady)

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here