Alat Vital Pelaku “Loyo” Polres Tikep Kewalahan Ungkap Kasus Pencabulan Anak

66

Kasi Humas Polres Tidore, Iptu. Irwansyah

TIDORE, CH – Kepolisian Resort (Polres) Tidore Kepulauan rupanya masih bingung untuk mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Trans Tayawai, Kecamatan Oba, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, pada 31 Mei 2022 pihak Polres Tidore telah mengamankan pelaku berinisial TW (54), asal Dusun Trans Tayawi yang diduga mencabuli seorang anak perempuan di bawah umur hingga hamil empat bulan.

“Kasus dugaan pencabulan di Tayawi itu, sempat di bawa ke Polres Tidore untuk diintrogasi, ternyata pelaku tidak mengakui perbuatannya, karena istirnya mengakui yang bersangkutan alat vital sudah tiga tahun tidak berfungsi,” ungkap Kasi Humas Polres Tidore, Iptu. Irwansyah, Kamis (9/6/2022) usai menggelar konferensi pers.

Selain pelaku, kata Irwansyah, korban juga sempat memberi keterangan, namun masih simpang-siur, sehingga polisi kembali melakukan penyelidikam terhadap pelaku, kemudian mencari saksi-saksi yang menguatkan.

“Untuk saat ini, Polsek Kecamatan Oba dan Polres akan melakukan lidik ulang terhadap kasus dugaan pencabulan terhadap bunga,” kata Irwansyah.

BACA JUGA  Kasus Air Mancur, Kejari Haltim Resmi Jebloskan FD Dan ZA Ke Rutan Jambula

Menurutnya, orang tua korban sangat menyesalkan perbuatan pelaku yang tega mencabuli anak mereka sejak berada di bangku SD hingga kelas 2 SMP.

“Apakah hubungan pelaku dengan pangkat om ataupun tetangga, kami belum mendapatkan keterangan yang jelas,” ujarnya.

Musa Abubakar

Reporter: Musa Abubakar
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here