Aneh, Proyek Talud Penahan Ombak di Desa Saketa Caplok Pekarangan Warga

340
Proyek Talud di Desa Saketa

HALSEL, CH – Pekerjaan proyek talud penahan ombak di Desa Saketa Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menuai protes dari warga. Pasalnya, proyek itu dikerjakan bukan tepat di bibir pantai, melainkan  di dalam pekarangan warga.

Informasi yang dihimpun, proyek yang dikerjakan oleh CV. Meylon Grup ini jauh dari bibir pantai. Hal ini membuat warga kehilangan pekarang (lahan), bahkan  ada dapur rumah milik warga yang terpakasa harus dibongkar. Padahal jarak antara rumah dengan bibir pantai masih mencapai hingga puluhan meter.

“Seharusnya pekerjaan  terletak di bibir pantai karena inikan namanya talud penahan ombak,tapi kenapa sangat jauh dengan bibir pantai hingga kintal atau pekarangan masyarakat yang jadi sasaran,” kesal Hamir Umar, warga setampat kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Hamir mengaku, sebelumnya masyarakat sudah sampaikan pada pengawas, bahwa patok yang dipasang untuk pekerjaan talud itu jaraknya terlalu jauh dengan bibir pantai. Namun pihak pengawas atau rekanan ini tidak mengindahkan apa yang disampaikan warga.

“Kami dari warga sudah protes, tapi tidak diindahkan,” akunya.

BACA JUGA  Wow, Di Desa Laluin Hanya 4 KK Terima BLT, Warga Penyakit Kronis Diabaikan

Hamir menambahkan, volume talut itu panjangnya 150 meter. Namun, belakangan diketahui hanya 120 meter yang bakal dikerjakan. Proyek ini kata Hamir, milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  (PUPR) Bidang Sumber Daya Air Kabupaten Halmahera Selatan,  dengan nomor kontrak : 611/34 /SPP- SDA/DPUPR -HS/DAU/IX/2021, Tanggal 30 September 2021. Proyek ini memiliki nilai kontrak Rp. 424.769.918.90 yang bersumber dari  Dana Alokasi Umum (DAU) 2021.

“Setiap proyek yang masuk di desa harus disampaikan ke warga, agar warga juga tahu karena  karena sebelumnya ada proyek yang masuk namun panjang dan kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan juknis hingga belum lama sudah rusak,” tuturnya.

Warga berharap agar instansi terkait, segera turun lapangan dan lihat secara langsung proyek talud yang saat ini  mulai dikerjakan oleh pihak kontraktor. Warga pada dasarnya ikut bersukur atas proyek yang masuk di Desa Saketa, hanya saja warga merasa kesal terhadap pekerjaan yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

Reporter: Yud
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here