Anggaran CSR PT. Antam Tahun Ini Fokus Penanganan Covid 19

730

Tempat Cuci Tangan Di Pasar Buli Yang Dibuat Oleh PT. Antam (Foto: Nehe CH)


BULI, CH- Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di tanah air ikut menjadi perhatian serius dari pihak PT. Antam di Buli Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Perusahaan tambang nikel milik negara ini ikut bersama pemerintah daerah untuk menangani masalah ini.

Kepada wartawan, Agustinus Toko Susetio, VP HC & CSR PT. Antam UBP Nikel Maluku Utara menjelaskan, melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Antam untuk tahun anggaran 2020 lebih difokuskan pada pencegahan dan penanganan Virus Corona.

“Antam telah  berkoordinasi dengan stakeholder dan siap untuk mengalihkan anggaran CSR Tahun 2020 untuk lebih fokus pada pencegahan dan penanganan covid 19 di Kabupaten Halmahera Timur,” kata Agustinus, Jumat (27/3/2020).

Tidak disebutkan berapa besar dana CSR yang diplot untuk penanganan Covid 19. Hanya saja, selain sosialisasi dana tersebut digunakan untuk pengadaan Thermo Gun (pendeteksi suhu tubuh), Hand Sanitizer (cairan pembersih tangan) dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis dan masker. “Saat ini sudah dalam proses pengiriman dari Jakarta,” katanya.

BACA JUGA  Ajiman Koromo Siap Bertarung Di Pilkades Bicoli

Sejak awal kata Agustinus, pihaknya sudah   melakukan upaya-upaya pencegahan berupa sosialisasi, pembuatan tempat cuci tangan di titik-titik keramaian seperti pasar, puskesmas dan tempat lainya, serta spanduk dan brosur.

Selain itu secara internal pihak Antam telah melarang karyawan, kontraktor dan semua pihak yang berhubungan dengan Antam yang berasal dari daerah-daerah terkonfirmasi positif Covid 19 untuk tidak masuk ke Haltim.

Himbau kepada seluruh karyawan dan keluarga yang tinggal di Haltim untuk melakukan social distancing atau tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian atau mengumpulkan orang banyak. “Saat ini pihak kami sedang membuat box sanitizer untuk para penumpang yang turun di Bandara Buli agar penumpang yang turun tidak membawa virus,” tukasnya. (Red)

Reporter: Nehemia Bustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here