Anggaran Paskibraka Tikep Dipangkas 260 Juta, Kadispora: Kami kebablasan

158

TIDORE, CH – Jumlah anggaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) di tahun ini menurun drastis. Hanya dialokasikan sebesar Rp. 490 juta, jumlah ini mengalami penurunan sebesar Rp. 260 juta dari jumlah yang dialokasikan pada 2020.

Dimana jumlah anggaran Paskibrakan di 2020 setelah refocusing sebesar Rp. 750 juta. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tikep, Ali Dukomalamo saat ditemui sejumlah awak media, Senin (2/8/2021).

“Jadi di tahun ini dana untuk paskibraka hanya 490 juta dengan jumlah peserta paskibraka sebanyak 51 orang,” sebutnya.

Dengan jumlah dana yang dialokasikan ini kata Ali, pihaknya sangat kesulitan untuk membiayai 51 peserta Paskibraka. Mulai dari penyedian pakaian, makan minum, insentif, transportasi maupun kebutuhan lainya.

Dari awal, Ali mengira dengan adanya pandemi Covid-19 ini akan terjadi pengurangan jumlah peserta Paskibraka.  Ternyata edaran dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), upacara tetap berjalan normal normal. Dari 51 peserta ini akan dibagi dalam dua shift, shift pertama untuk pengibaran bendera dan sihft kedua untuk penurunan bendera.

BACA JUGA  37 Kepsek Di Tikep Study Banding Ke Manado

“Dana yang ada 490 juta diatur sedemikian rupa, jadi memang kebablasan,”ujarnya.

Lanjut Ali, sejauh ini semua anggota paskibraka sudah divaksin. Mereka diantar jemput dari  rumah masing-masing oleh panitia, karena tidak dikarantina.

Musa Abubakar

Reporter: Musa Abubakar
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here