Banjir Di Tobelo, Warga Di Tiga Desa Mengungsi

314
cerminhalmahera
Kodim 1508 Tobelo Saat Memberikan Bantuan Ke Warga Yang Mengungsi Akibat Banjir (Foto: Rustam Gawa)

TOBELO,CH – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut) pada, Senin (2/3/2020) kemarin membuat sejumlah desa di kabupaten ini terendam banjir. Disebutkan ada tiga desa yang mengalami banjir, yakni Desa Togoliua, Leleoto, dan Katana. Banjir dengan ketinggian mencapai satu meter ini membuat sebagaian warga di tiga desa itu ikut mengungsi.

Informasi yang dihimpun wartawan, para warga ini mengungsi ditempat yang dianggap aman. Para pengungsi ini pun mendapat perhatian dari instansi terkait, salah satunya adalah jajaran Kodim 1508/Tobelo. Dibawah pimpinan Letkol, Inf. Raymond Sitanggang, jajaran Kodim 1508/Tobelo langsung mengumpulkan logistik untuk segera disalurkan kepada warga yang mengalami banjir.

“Bantuan logistik berasal dari personel Kodim 1508/Tobelo dan keluarga besar, serta masyarakat sekitar Kota Tobelo yang tergerak untuk membantu meringankan tangan untuk para pengungsi,” kata Dandim Letkol Inf. Raymond Sitanggang, Selasa (3/3/2020).

Disebutkan logistik yang didistribusikan kepada warga itu berupa 20 karung beras, mie instan 22 dus, telur 20 rak, gula pasir 20 kg, teh celup 20 kardus, air mineral 15 dus, serta pakaian layak pakai kurang lebih 300 lembar untuk anak-anak serta dewasa.

BACA JUGA  31 Personil Polres Halut Naik Pangkat

Dandim juga menyebutkan, dari informasi yang dia terima dari warga,  banjir kali ini adalah yang paling parah dalam kurun waktu 30 tahun terakhir. Secara tidak langsung  bahwa  kemungkinan ancaman ke depan bisa lebih meningkat air yang lebih tinggi dari saat ini. “Pertanda alam mengingatkan kita harus berbuat, sehingga perlu langkah ke seluruh aspek untuk mencegah kejadian semacam ini,”cetusnya

Raymond menjelaskan, Air adalah sebagai sumber kehidupan, tetapi bisa juga menjadi sebagai penyebab kerusakan bila tidak bisa dikendalikan oleh manusia, maka Sebelum menghadapi situasi yang lebih buruk lagi, orang nomor satu di Kodim 1508/Tobelo ini juga mengingatkan kepada semua pihak untuk menjaga kelestarian resapan serta aliran air dari hulu sampai ke hilir. “Kami turut prihatin kepada warga yang di timpa bencana ini yang bisa kami berikan, tapi kami bangga bisa bermakna untuk warga setempat,” ucapnya. (Red)

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here