Banjir Melanda, Camat Maba Turun Salurkan Bantuan Ke Korban

164
Camat Maba, Johannis Tahalele, Saat Salurkan Bantuan Ke Warga Terdampak Banjir

BULI, CH- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Sabtu (11/9/2021) membuat sejumlah pemukiman warga di Desa Geltoli Kecamatan Maba dilanda banjir. Banjir ini disebabkan karena saluran air yang tidak berfungsi  secara maksimal.

Banjir terjadi di RT 07, sebanyak 6 rumah warga yang terendam banjir dengan ketingian lutut orang dewasa. Menurut warga setempat, banjir akibat hujan deras ini sudah bertahun-tahun dirasakan. Hanya saja, belum ada perhatian dari Pemerintah Daerah.

“Luapan air ini terjadi karena saluran air yang ada ini sangat kecil maka tidak sanggup menampung air untuk buang ke sungai, sungai ini juga banyak sampah yang berasal dari rating dan batang pohon yang membuat tersumbat maka terjadi luapan,” kata Asri (40), warga yang terdampak banjir.

Asri, berharap Pemerintah Daerah segera merenovasi saluran air yang ada, agas bisa menampung debit air. Selain itu, Sungai Palu  yang ada di sekitar pemukiman warga itu juga diminta agar dinormalisasi untuk mengatasi  banjir.

BACA JUGA  Polres Haltim Salurkan APD Dan Sembako Ke Warga Kurang Mampu

Mengetahui hal ini, Plt. Camat Maba,  Johannis Tahalele yang baru sala dilantik beberapa hari kemarin itu langsung turun menemui warga yang terdampak banjir. Didampingi, Serda. Hafi Syarif Fauzi dari Pamrawan Buli, mereka memberikan bantuan berupa mie instan dan telur ayam ke warga yang terdampak banjir.

Dalam kesempatan itu, camat berjanji akan mengatasinya, agar kedepan tidak lagi terjadi banjir yang terus melanda warga sekitar.

“Dari kurang lebih 50 pemukiman warga hanya 6 rumah yang selalu terkena genangan air,  walaupun demikian warga tetap tidak berpindah untuk mencari lokasi yang lebih nyaman, karena bagi mereka tempat yang mereka tinggal sudah nyaman, nah kalau warga sudah merasakan nyaman walaupun seringkali dihadapi luapan air, maka tugas sekarang selaku pemerintah untuk mengatasi luapan air tersebut, agar mereka benar-benar nyaman,” ujar Johannis.

Sementara korban banjir, Sarmuna (65), mengaku terharu bercambur sedih setelah menerima bantuan dari camat. Sebab menurutnya, selama bertahun-tahun dilanda banjir belum ada yang datang memberikan bantuan.

BACA JUGA  Cegah Covid 19, Puskesmas Lolobata Dan Wayamli Gelar Sosialisasi

“kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat Maba, dengan keikhlasan hati dapat meluangkan waktu untuk melihat kondisi kami disaat banjir pada sore hari dan sekaligus malamnya memberikan bantuan sembako, terima kasih pak camat,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca

Pantauan cerminhalmahera.com banjir ini tidak menyebabkan korban jiwa maupun harta benda.

Nehemia bustami

Reporter: Nehemia Bustami
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here