Bantuan UMKM Rp. 2,5 M Belum Disalurkan Pemkab Halut

236

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Halut, Suwarno Tongo-Tongo (Foto: Rustam CH)


TOBELO, CH – Bantuan dana Pusat ke Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara sebesar Rp 2,5 miliar untuk para Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) dipertanyakan. Pasalnya, hingga awal 2021 ini dana tersebut belum juga disalurkan.

Padahal informasi yang dihimpun Cerminhalmahera.com, dana tersebut masuk ke kas daerah Pemda Halut sejak 2020 kemarin. Alasanya, dana itu belum disalurkan ke para UMKM karena persoalan administrasi.

“Jadi nanti tunggu saja sehari dua baru direalisasi, sebab ada juga administrasi yang belum selesai,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Halut, Suwarno Tongo-Tongo saat ditemui wartawan,  Selasa, (12/1/2021).

Lanjut Suwarno, dana itu belum bisa dicairkan karena keterlambatan penetapan SK pejabat sekda Halut untuk menandatangani proses pencairan.  “Sebab dulu November itu kan sedikit keterlambatan menyangkut dengan SK penetapan pejabat, waktu itu saya sudah bikin tetapi belum bisa tanda tangan.  Jadi intinya keterlambatan ini menyangkut dengan persiapan kami punya administrasi, soalnya yang lalu itu waktu singkat, sehingga itu tidak bisa sembarang,” jelasnya.

BACA JUGA  Kejari Halut Bangun Zona Integritas Menuju WBK

Selain persoalan administrasi yang ditangani langsung oleh salah seorang kepala bidang di Dinas Koperasi dan UMKM, pihaknya juga masih akan turun ke lapangan untuk mengkroscek kembali 500 nama penerima dana tersebut.

“Dengan kondisi(Covid-19) yang kemarin Ade (wartawan) juga tau dan untuk nama-nama yang mendapat itu kadang tidak sesuai artinya tidak ada usaha, sehingga itu menjadi salah satu proses  makanya kami turun guna mengecek kembali,”tukasnya.

Suwarno mengaku, SK bupati untuk penyaluran dana tersebut sudah dikantongi. Jadi pihaknya akan tetap menyalurkan dana tersebut setelah seluruh administrasi dinyakan lengkap.

“Dana memang sudah ada di kas daerah, nanti di tranfer ke rekening dinas baru di bagi ke masing-masing penerima sebesar Rp 5 juta rupiah per orang,”tutupnya. (Red)

Rustam gawa

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here