BAPPEDA Halbar Sebut 4,26 Persen Bangunan Sekolah Rusak Total

61
Kepala BAPPEDA Halbar, Soni Balatjai

HALBAR, CH- Hasil Evaluasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, sejak  2015-2020 terkait kondisi bangunan sekolah, baik SD maupun SMP ada yang mengalami rusak ringan, rusak sedang, rusak berat hingga rusak total.

Kepala BAPPEDA Halbar, Soni Balatjai mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, disebutkan,  untuk bangunan SD  di 2016 yang mengalami kerusakan ringan sebanyak 15 persen, di 2017 (14) persen, di 2018 (15) persen, di 2019 (6) persen, dan 2020 (5) persen.

Sedangkan bangunan SMP di 2016 yang mengalami rusak ringan (26,41) persen, di 2017 (28,2) persen, 2018 (27,76) persen, 2019 (17,9) persen, dan 2020 (17,9) persen. Sementara kerusakan sedang untuk bangunan SD dan  SMP dari 2015-2020 (5,4) persen, rusak berat (10,19) persen, dan rusak total (4,26)  persen.

“Kerusakan ini terjadi karena ada bangunan sekolah yang telah memakan usia dan akibat banjir serta tanah longsor,” kata Soni di Kantor Bappeda, Kamis (9/9/2021)

Soni mengatakan, untuk memperbaiki kerusakan bangunan sekolah secara optimal, harus mempunyai langkah yang strategis di lapangan, terutama Dinas pendidikan yang menangani masalah pendidikan.

BACA JUGA  77 Organisasi Terdaftar Di Kesbangpol Halbar

“Sehingga target kita 5 tahun kedepan bisa 100 persen teratasi di sektor pendidikan, karena hal ini sesuai dengan program presiden tentang  pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Riko Noho

Reporter: Riko Noho
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here