Baru Dilantik, Warga Peteley Tolak Kepsek SMP N 6 Maba

837
SMP Negeri 6 Maba

HALTIM, CH– Warga Desa Peteley tampaknya tidak lagi menginginkan Nuryati Abubakar untuk memimpin SMP Negeri 6 Maba. Buktinya, secara tegas warga menolak yang bersangkutan untuk menjadi kepala sekolah di sekolah tersebut.

Nurhayati yang baru saja dilantik sebagai Kepala SMP Negeri 6 Maba oleh Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjas Taher, Kamis (10/2/2022) di Aula Kantor Bupati ini, di tolak warga Peteley bukan tanpa ada sebab.

Nurhayati yang sebelumnya sudah menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 6 Maba di Desa Peteley Kecamatan Maba Selatan ini, dinilai telah membuat  masalah yang memantik  orang  tua siswa ikut geram.

Penolakan warga terhadap Nurhayati ini disampaikan secara tertulis dalam sebuah  surat yang ditujukan kepada bupati dan wakil bupati Halmahera Timur, tertanggal 10 Feberuari 2022. Dengan beberapa alasan diantaranya:

  1. Adanya penyalagunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020-2021 yang membuat kegaduhan dan kemarahan orang tua siswa.
  2. Adanya sikap Kepala Sekolah yang memberi ancaman kepada para siswa yang dapat mengakibatkan beberapa siswa harus putus sekolah dan pindah ke sekolah lain.
  3. Adanya tinadakan kekerasan atau sikap yang tidak mencerminkan sebagai seorang guru terhadap siswa yang dapat mengakibatkan atribut siswa rusak atau pakain sobek.
  4. Tidak terurusnya bangunan SMP Negeri 6 Maba sehingga sampai dengan saat ini tidak memiliki meteran listrik.
  5. Adanya tindakan tidak menyenangkan terhadap para guru bidang studi yang berstatus ASN yang mengakibatkan berpindahnya para guru, sehingga guru di sekolah tersebut kekurangan guru mata pelajaran yang berdampak pada kualitas belajar mengajar di SMP Negeri 6 Maba.
BACA JUGA  Dinilai Akan Mengancam Warga, Asmapel Demo PT. Priven Lestari
Bukti Surat Penolakan Kepala SMP Negeri 6 Maba

“Sudah kepala sekolah SMP Negeri 6 Peteley (Maba) Nurhayati Abubakar dapat ditugaskan ke sekolah lain. Demikian surat ini, disampaikan atas kerjasamanya diucapkan terima kasih,” demikian isi surat yang ditandatangani oleh Idris Addin, Mudakar Umar dan Irman Nasir selaku masyarakat Desa Peteley.

Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here