BLPBJ Halbar Baru Tender 31 Paket Proyek

64

Kepala BLPBJ Halbar Muhammad Jain. A Kadir


HALBAR, CH- Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara (Malut) melalui Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) di 2021 ini, baru melakukan pelelalang 31 paket proyek. Jumlah paket ini baru tersebar di 6 instansi.

Kepala BLPBJ Halbar, Muhammad Jain. A Kadir menyebut, 31 paket yang suda di lelang/tender ini diantaranya, 6 paket pekerjaan konstruksi dari Dinas PUPR, 1 paket pengadaan barang dari Dinas Kelautan Dan Perikanan, 1 paket dari Sekretariat Daerah, 2 paket dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, 1 paket pengadaan UIT KIT dari Dinas BKKBD (Badan Kependudukan dan Keluarga  Berencana Daerah).

Kemudian 14 paket di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diantaranya, Pembangunan Ruang Tata Usaha, Pembangunan Ruang Tata Usaha Komputer, Pembangunan Ruang Laboratorium IPA, Pembangunan UKS Perabot serta perabot dan Pembangunan Toilet serta Sanitasinya di SMP Negeri 16 Halbar.

Pembangunan Ruang Guru SD N 49 Halbar, Pembabangunan Ruang Kelas Baru  SD LPM Jere, Pembanguna Ruang Kelas Guru Baru SD Inpres 2, Pembanguna Ruang Kelas Guru Baru SD Negeri 1, Pembangunan Kelas Guru Baru SD N 26, Pembangunan Ruang Kelas Guru Baru SD Negeri 38, Pembangunan Ruang Kelas Guru Baru SD N 52, Pembangunan Ruang Kelas Guru Baru SD Dusun Aruku, Pembangunan Ruang Laboratorium Komputer SD Negeri 2.

BACA JUGA  Belum Setahun, DKP Halbar Berhasil Kirim 250 Ton Ikan Ke Surabaya

Sementara 6 lainya masih dalam tahap proses tender diantaranya, Pembangunan Ruang Laboratorium SD N 53, Pembanguanan Ruang Guru, SD N 58, Pembangunan Ruang Guru SD N 9, Pembangunan Ruang Guru SWS  Mandiri Baru, Pembangunan Ruang Kelas Baru SD N 60, Pembangunan  Ruang Kelas Guru Baru SD 58.

“31 paket ini delapan paket dilelang oleh Kepala BLPB sebelumnya (Herman Latupare) dan 24 paket dilelang oleh saya sendiri mulai saya  menjabat sejak Maret 2021 sampai sekarang dan seterusnya,” kata Muhammad Jain saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/7/2021).

Disebutka, dari 31 paket ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk isntansi lainya, Muhammad Jain mengaku belum mengetahui, apa kendalanya sehingga belum memasukkan program permohonan lelang. Dia akan mempelajari dan melakukan kordinasi dengan dinas yang belum melakukan proses permohonan tender.

“Untuk target kami belum bisa mengetahui karena semuanya kami menunggu dinas untuk memasukkan program permohonan lelang, intinya kami di ULP biasanya terkait capaian target itu dihitung ketika semua para dinas suda masukkan,” tukasnya.

BACA JUGA  Pemda Halbar Perketat Prokes Di Masjid Dan Gereja

Riko Noho

Reporter: Riko Noho

Editor : Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here