Bulan Depan Polda Malut Gelar Perkara Kasus OTT

240

Kantor Polres Kepulauan Sula

SANANA, CH- Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan sejumlah pejabat di Kabupaten Kepulauan Sula masih terus diproses. Pihak Polda Maluku Utara akan gelar perkara atas kasus tersebut pada Januari 2022.

Kasus OTT yang terjadi pada, Sabtu 8 Juni 2017 lalu atas dugaan pungutan liar ini melibatkan beberapa pejabat di Pemda Sula dan mantan anggota DPRD Sula.

Mereka diantaranya, mantan Kepala Dinas PU Kepsul berinisial IK alias Ikram, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepsul berinisial MI alias Maun, Kabid Laut dan Udara Dishub Kepsul berinisial YF alias Yusman, Kasubag Renkeu Dinas PU berinisial MA alias Ari, Bendahara Dishub Kepsul berinisial L dan staf Sekretariat DPRD Kepsul berinisial YU alias Yeti, dan mantan anggota DPRD Kepsul YK alias Yukir.

Pihak Polres Sula berhasil menahan 7 orang dalam OTT tersebut. Penahanan berdasarkan Surat Perintah (SP) yang dikeluarkan Sat Reskim Polres Sula. Akan tetapi tak berselang lama mereka dibebaskan.

Kasat Reskrim Polres Sula, IPTU Rizal Mohtar mengatakan berkas kasus OTT tahun 2017 Kabupaten Sula seharusnya sudah digelar prrkara pada akhir tahun ini.

BACA JUGA  Puluhan Cakades di Sula Selesai Ikuti Seleksi Tertulis dan Wawancara

Tetapi kata Rizal, terkendala adanya kunjungan Kapolri di Maluku Utara, serta memasuki akhir tahun 2021.

“Kemarin Polda sudah sampaikan gelar perkara minggu ini. Tetapi saat ini pak Kapolri mau datang (Ternate) dan saat memasuki akhir tahun,”kata Rizal saat dihubungi oleh media ini, Selasa (14/12)

Rizal memastikan bahwa berkas kasus OTT tetap jalan. Pihaknya akan koordinasi lagi ke Polda. Untuk berkas perkara akan disesuaikan dengan apa yang diminta oleh pihak Polda.

“Di Januari tahun 2022 mendatang, segara digelar perkara oleh Polda Maluku Utara,” tegas Rizal. (K-P)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here