Camat Dari Haltim Presentasi Program Di Depan PUPR Malut

697

Para Camat Dan PUPR Malut

TERNATE, CH- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Maluku Utara (Malut) menggelar rapat bersama para camat yang mendapatkan program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Rapat yang berlangsung di Kota Ternate ini tidak lain adalah evaluasi dan pengusulan program PISEW 2020.

Di Malut hanya 18 kecamatan yang mendapatkan program PISEW, yakni program yang anggaranya bersumber dari Kementrian PUPR.  Untuk Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) hanya 4 kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Wasile, Wasile Tengah dan Wasile Utara.  Namun yang hadir dalam rapat yang berlangsung, di Hotel Majang, Kamis (28/11) hanya  Camat Maba, Rober Barbakem dan Camat Wasile, Muh. Ade Hamisi. Dua camat lainya dikabarkan sibuk di kecamatan sehingga tidak sempat hadir. 

Di depan PUPR, para camat yang didampingi Ketua Badan Koordinasi Antar Desa (BAKD) di masing-masing Kecamatan ini memaparkan pembangunan yang sudah dibangun di masing-masing kecamatan. 

Camat Wasile Muh. Ade Hamisi menyebutkan di 2018  ada pekerjaan proyek sertu jalan tani dari Desa Subaim menuju Desa Cemara Jaya dengan volume 1,200 kilo meter (km), besar anggaran Rp. 590 Juta. Atas partisipasi masyarakat  volume jalan dibangun menjadi 2,300 km. Sementara pada 2019 program yang dibangun 1 unit jembatan tani dengan volume 18×6 meter,  anggaran Rp. 590 Juta yang berlokasi di Desa Waisuba penghubung Desa Cemara Jaya.

BACA JUGA  Hari Raya Idul Fitri, Pemuda Kelurahan Rum Lockdown

“Kami  bangga bahwa dengan adanya Program Kementrian PUPR  melalui program Pisew dapat membantu kebutuan dan menyentuh langsung di tengah-tengah masyarakat, buktinya dengan anggaran yang kecil namun dapat dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,”ucapnya. 

Sedangkan di Kecamatan Maba, di 2018 pembangunan Pariwisata di Lokasi Bus-bus, anggaran  Rp. 590 Juta. Sementara di 2019 dibangun jalan tani di Desa Baburino dengan Volume  panjang 2 km dan lebar 5 meter. Namun terealisasi menjadi 2,050 km. “Dan di tamba 3 buah deker dengan kelebihan volume karena ada anggaran sisa,”ucap Ketua BAKD Kecamatan Maba Nils Wonge.

Dalam rapat tersebut Camat Maba Robert Barbakem SH, mengusulkan, beberapa program untuk di 2020 diantaranya, tambatan perahu di Desa Baburino. “Untuk kebutuhan warga di Desa Baburino dan Pekaulang sesuai dengan titik pusat dari Kementrian PUPR,” kata camat. 

Taufik Tukuboya Tenaga Ahli PUPR Malut kepada Cerminhalmahera.com mengatakan, semua usulan di tiap kecamatan akan ditindaklanjuti ke Kementrian PUPR di Jakarta. Pihaknya juga mengusulkan sejumlah kecamatan ke pihak Kementrian PUPR untuk masuk dalam program PISEW. “Mudah-mudahan di  2020 ada penambahan kecamatan, dari 18 kecamatan bisa bertamba menjadi 20 sampai 25 kecamatan,” harapnya. (Red) 

BACA JUGA  DPRD Tikep Study Banding Di Morotai, Muhammad: Itu Study Banding Apa ?

Reporter: Nehemia Bustami

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here