Cari Gaharu, Warga Haltim Ditemukan Meninggal Di Hutan

6830

Mayat Korban Saat Dievakuasi Dari Hutan Menuju Bendungan SP1


MABA, CH – Kusbani (55), warga Desa Woka Jaya Kecamatan Wasile Timur Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara meninggal di hutan. Korban ditemukan tak bernyawa, pada Sabtu (7/12) oleh Rahman, yang tak lain menantu korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Cermin Halmahera,  korban bersama Rahmat masuk hutan untuk mencari kayu Gaharu sejak, Selasa (3/12). Korban kemudian sekarat pada, Jumat (6/12) sekitar pukul 19.00 WIT karena menderita sakit perut. 

Hingga pada, Sabtu (7/12) sore sekitar pukul 4.30 WIT, korban menyuruh Rahmat turun dari hutan untuk mengambil air obat di kediamanya yang terletak di satuan pemukiman (SP) 5B Desa Woka Jaya. Rahmat pergi meninggalkan korban sendirian, setelah kembali dari rumah dan membawa air obat, Rahmat menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa. 

Sekitar pukul 18.00 WIT, Rahmat pun langsung kembali dan tiba di rumah sekitar pukul 21.00 WIT, untuk menyampaikan kabar duka ke keluarga korban. Sontak, Rahmat bersama kurang lebih 32 orang lainya langsung menuju lokasi korban. Namun karena kondisi jalan yang gelap serta rentang kendali yang cukup jauh, membuat korban tidak bisa dievakuasi pada malam hari. Hingga pada esok hari, Minggu (8/12) sekitar pukul 08.00 WIT baru dilakukan proses evakuasi dari hutan menunuju bendungan SP1.

BACA JUGA  Ini Sikap DPRD Haltim Soal Penolakan PT. Priven Lestari Oleh Warga

Kapolsek Wasile, IPDA Ahmad Muhammad mengaku, dirinya bersana sejumlah  anggotanya, yakni BRIPKA Arnijhon, BRIGPOL Sukarman, BRIGPOL Slamet Riyadi, BRIPTU Iksan Ramang, BRIGPOL Halmin, dan BRIPKA Saiful untuk ikut mengevakuasi korban “Lansung bersama-sama masyarakat masuk ke hutan melakukan evakuasi korban meninggal, perkirakan jarak dari titik keberangkatan yakni dari bendungan SP1 menuju ke hutan tempat lokasi korban meninggal dengan jarak tempuh 3 jam. Selanjutnya Korban meninggal berhasil dievakuasi dari  hutan dan tiba di Bendungan SP 1 sekitar pukuk 11.00 WIT,” kata kapolsek melalui rilis yang dikirim ke wartawan, Minggu (8/12).

Korban kemudian dievakuasi dari bendungan menggunakaan  Mobil Ambulance menuju Puskemas Wasile untuk divisum. Selanjutnya korban diserahkan ke keluarga yang berada di Desa Woko Jaya untuk dimakamkan. (Red)

Reporter: Abdurahman Patola

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here