Dana Operasional Desa Di Haltim Tak Cair, Ternyata Ini Alasanya

706

Badalan Uat


MABA, CH- Masuk tujuh bulan, dana operasional Pemerintah Desa di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), tak kunjung cair. Hal ini pun membuat geram terhadap para kepala desa maupun Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPD).

Banyak yang menyalahkan, dana operasional desa 2021 tersebut tidak dicairkan karena kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), yang dianggap mempersulit proses pencairan.

Namun siapa sangka, dana tersebut tidak cair diduga karena kesalahan dari masing-masing Pemerintah Desa itu sendiri. Seperti yang disampaikan oleh Kepala DPMD, Badalan Uat.

Kepada Cermin Halmahera, Badalan Uat menjelaskan dana tersebut dicairkan apabila ada permintaan pencairan dari Pemerintah Desa.

“Bilang dorang (pemerintah desa) koordinasi dengan camat la bikin permintaan, kalu tara minta tara mungkin diproses,” kata Badalan, melalui pesan WatsApp, Selasa (13/7/2021).

Menanggapi pernyataan Badalan, Ketua BPD Soagimalaha, Adam Muzakir tampaknya naik pitam. Pasalnya menurut Adam, Pemerintah Desa telah melakukan permintaan sejak beberapa bulan yang lalu.

Adam juga mengancam, jika dalam waktu dekat ini, dana tersebut tidak segera dicairkan, maka dirinya akan menyurat ke bupati dan wakil bupati, untuk segera mengganti pejabat tinggi yang ada di DPMD, karena dianggap tidak maksimal dalam kinerja maupun pelayanan.

BACA JUGA  Ajiman Koromo Resmi Mendaftar Sebagai Cakades Bicoli

“Dong pe kinerja deng pelayanan yang tara maksimal baru pamalas maso kantor lagi. Bagara bilang laporan lambat padahal dari jaman korde beles (bulan lalu) laporan so selesai tapi kadara di kantor kosong segera ganti. Barani minggu ini tra cair saya menyurat ke bupati untuk ganti samua orang-orang yang ada di DPMD sana, urusan rekomendasi saja kong deng bulan-bulan itu,” tulis Adam melalui kolom komentar di Facebook Redaksi Cermin Halmahera.

Reporter: Tim
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here