DD Belum Cair, Pemdes Baburino Sudah Selesai Bangun Infrastruktur 2021

325

Rabat Jalan Yang Sudah Selesai Dikerjakan (Foto: Nehemia CH)


BULI, CH- Seperti biasa, program di desa baru bisa dikerjakan apabila Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) telah dicairkan. Namun untuk Pemerintah Desa Baburino Kecamatan Maba di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara menjalankan program tanpa harus menunggu pencairan.

Hal ini dilakukan oleh Pemerintah Desa Baburino untuk mempercepat program pembangunan yang ada di desa. Alhasil, dua proyek di desa yang bersumber dari DD ini berhasil dikerjakan tanpa harus menunggu pencairan.

“Untuk mempercepat pembangunan, kami melakukan panjar pembanguan insfrastruktur, dan Alhamdulillah rabat jalan dan saluran air sudah selesai dikerjakan,” kata Radius Sabuanga, Kepala Desa Baburino, Rabu (17/3/2021).

Selain itu, ada juga pembangunan fisik 2 unit Rumah Layak Huni (RLH), 2 unit Rumah Baca beserta meubelair, dan sertu jalan 450 meter yang akan dibangun.

Sementara untuk penyaluran BLT kata Radius, pihaknya masih menunggu pencairan DD tahap pertqma. Jumlah penerima BLT di desa ini 35 Kepala Keluarga (KK).

BACA JUGA  Melalui DD, Pemdes Tatangapu Berhasil Bangun Jalan 600 Meter

Radius menambahkan, selain program yang telah disebutkan itu, di tahun ini juga ada program lainya, berupa  pengadaan perlengkapan adat, lampu jalan, fasilitas Gereja dan program penanganan Covid-19.

Program ini sesuai dengan  hasil Musyawara Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) Baburino, yang dilaksanakan pada 12 Maret 2021.

“Ada juga program infrastruktur  di 2021 namun sudah di kerjakan sejak tahun 2020, yaitu membuka akses jalan baru 450 meter dan tinggal pembayaran saja,” akunya.

Kades juga membeberkan ADD dan DD yang masuk di Desa Baburino di 2021 ini, sebesar Rp. 1.392.482.192.000. Dengan rincian  DD Rp. 969.091.000, ADD Rp. 423.391,192.000, Dana Bagi Hasil (DBH) Rp. 12 juta.

Sedangkan Dana bantuan dari pihak ke tiga dalam hal ini PT. Antam sebesar Rp. 180 juta. Teridiri dari Comdev (community development-Pengembangan Masyarakat) Rp.100 juta dan Corporate Sosial Responsibily (CSR) Rp. 80 juta. (Red)

Nehemia bustami

Reporter: Nehemia Bustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here