Demo Soal BLT, Kades Ngidiho Pukul Mahasiswa

3493

Demo IPMN Di Depan Kantor Desa Ngidiho Yang Berakhir Ricuh, Rabu (6/5/2020) (Foto: Rustam CH)


TOBELO,CH – Aksi demo Ikatan Pelajar Mahasiswa Ngidiho (IPMN) di Depan Kantor Desa Ngidiho ┬áKecamatan Galela Barat Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Rabu (6/5/2020) berakhir ricuh. Kepala Desa Kamal Abdullah memukul salah satu masa aksi, karena diduga tidak mau dirinya didemo.

Aksi ini dilakukan oleh mahasiswa karena pemerintah desa tidak melakukan transparansi soal anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan minim sosialisasi selama bantuan Covid-19 disalurkan oleh pemerintah.

Aksi pemukulan oleh Kades Akmal Abdullah memicu reaksi dari masa aksi sehingga terjadi kericuhan. Dalam aksi itu, staf desa juga ikut terlibat melakukan hal yang sama terhadap masa aksi sehingga aksi tidak lagi terbendung.

Kordinator Lapangan Arifin Biramasi dalam penyampaian orasinya mengatakan, pemerintah desa tidak mengindahkan Permendes dan Kemenkeu No 6 Tahun 2020 tetang prioritas pengunaan Dana Desa (DD), semestinya Dana Desa di fungsikan sebagai BLT, hal ini tidak ada realisasi dan ini menjadi kegaduhan masyarakat.

BACA JUGA  Upacara HUT RI Ke-75 Di Halut Berjalan Lancar, Penurunan Bendera Diguyur Hujan

“Kami inggin tanyakan soal Bantuan Langsung Tunai ┬átetapi pemerintah desa tidak merespon, berarti menurut pengkajian kami pemdes menyembunyikan sesuatu terkait dengan BLT,” teriak Arifin dalam orasinya.

Arifin juga menegaskan, pemdes harus lebih transparansi lagi soal bantuan sosial maupun bantuan dari kementrian.

“Kami atas nama mahasiswa IPMN tetap mengawal anggaran BLT sampai tuntas, jika ada permainan kong kali kong maka kami tidak segan-segan akan melakukan aksi berikutnya,”tegasnya.

Diketahui tuntutan aksi yang di sampaikan oleh mahasiswa yakni,Sosialisasi pengadaan obat-obatan dan realisasi BLT berdasarkan Peraturan  Menteri Desa, PDTT No 6 Tahun 2020, Sosialisasi setiap bantuan baik dari Bansos, Pemda dan Pemprov, Publikasi APBDes dan PAD (Pendapatan Asli Desa), Transparansi anggaran BUMDes serta realisasi anggaran pertanian dan peternakan,Transparansi anggaran pemuda, Ketua BPD Harus turun dari jabatannya, sebab tidak becus menjalankan tugas serta fungsinya. (Red)

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here