Di Halsel, Orang Tua Murid Tolak Vaknisasi Pada Anak Usia 6 – 11 Tahun

540

Sosialisasi Vaknisasi Pada Anak Usia 6 – 11 Tahun Oleh Tim Kesehatan di SD Negeri 16 Desa Saketa

HALSEL, CH – Program Pemerintah untuk
Vaknisasi Covid – 19 bagi anak usia 6 – 11 tahun, tampaknya tidak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Pasalnya, ada orang tua murid yang tidak mau anaknya divaksin.

Seperti yang terjadi di SD Negeri 16 di Desa Saketa Kecamatan Gane Bara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Sejumlah orang tua murid dengan tegas menolak anak mereka untuk divaksin.

Penolakan itu dilakukan saat dilakukan sosialisasi oleh pihak Puskesmas setempat. Kepada orang tua murid, Kepala puskesmas Saketa, Idgam menyampaikan, vaksiasi ini merupakan proram Pemerintah Pusat yang harus kita lakukan sosialisasi tentang pentingnya vaknisasi pada anak usia 1 – 6 tahun.

“Awalnya 16 tahun ke atas, namun ternyata harus dilakukan 6 tahun keatas. Ini adalah instruksi pemerintah maka dari itu kami lakukan apa yang di intruktisikan,” jelas Idgam, Senin (14/1/2022) dalam rapat sosialisasi tersebut.

Sementara itu, Kamel, vaksinator pada Puskesmas Saketa menjelaskan, ini merupakan langka awal yakni melalui sosialisasi pada orang tua murid tentang pentingnya kesehatan pada anak di usia 6- 11 tahun.

BACA JUGA  IPML Gelar Aksi Desak Bupati Halsel Copot Camat Kayoa Selatan

Hal ini dilakukan karena untuk membentuk anti bodi pada anak anak demi mengantisipasinya penyebaran Covid -19. Selain itu juga yang di hawatirkan ketika orang tua sudah melakukan vaknisasi dan bentuk kekebalan tubuh sudah ada,tapi anak belum di lakukan vaknisasi.

“Maka yang dihawatirkan adalah jangan sampai anak yang terpapar, karena anak- anak belum dilakukan vaknisasi yang tentunya belum adanya terbentuk anti bodi,” kata Kamel.

Senanggapi apa yang dijelaskan oleh pihak Puskesmas, Husen Boni selaku orang tua murid bersama beberapa orang tua murid lainya menolak anak-anak mereka untuk divaksin.

“Kami selaku orang tua murid belum siap memberikan anak kami untuk di vaksin, karena mengingat pengalaman sejumlah daerah bahkan ada yang mengalami hal- hal yang tidak di inginkan apalagi ini yang bakal dilakukan vaknisasi adalah pada anak-anak kami dengan usia 6 -11 tahun,” tegas Husen.

Selaku orang tua murid, Husen mengaku menghargai program Pemerintah Pusat dan daerah dengan menargetkan vaknisasi ini. Namun menurutnya ada hal-hal tertentu yang perlu dipertimbangkan agar anak-anak tidak menjadi korban seperti daerah lainya.

BACA JUGA  Wow, Di Desa Laluin Hanya 4 KK Terima BLT, Warga Penyakit Kronis Diabaikan

Berdasarkan amatan Cermin Halmahera, sosialisasi yang berlangsung kurang lebih 4 jam itu, tidak langsung dilakukan vaksinasi lantaran orang tua murid yang hadir tidak mengijinkan anak mereka untuk divaksin. Sehingga akan kembali dilakukan pertemuan lanjutan di lain waktu. (Yd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here