Dishub dan Lantas Polres Haltim Akan Tindak Tegas Angkutan Umum Yang Tidak Tertib

358
Rapat Bersama Satlantas, Dishub dan Organda Haltim

MABA, Ch– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim)  bersama Satlantas Polres Haltim Propinsi Maluku Utara dalam waktu dekat akan menindak tegas angkutan umum yang tidak mematuhi aturan.

Hal ini berdasarkan hasil rapat bersama antara Dishub, Satlantas  bersama Organda Haltim yang berlangsung, Senin (29/7/2019) di Aula Polres Haltim. Dalam rapat tersebut, disepakati beberapa poin penting, diantaranya per 1 Januari 2020, seluruh kendaraan umum yang masih berplat hitam (nomor polisi) sudah harus berplat kuning.

Rapat yang dipimpin langsung oleh, Kasat Lantas Polres Haltim, Iptu Setiaji Nuratmojo, SIK dan didampingi Kabid Darat Dishub Haltim, Hairuddin itu juga disepakati, seluruh kendaraan umum yang beroperasi dalam wilayah Haltim agar menggunakan logo organda.

“Setiap kendaraan angkutan penumpang yang tidak menggunakan logo organda akan ditindak berupa penurunan penumpang, begitu juga kendaraan yang surat-suratnya sudah mati kemudian tidak terdaftar di organda sangsinya berupa penarikan kunci,” tegas Setiaji.

Menurur Kasat Lantas, selain penertiban, langka penertiban kendaraan angkutan umum ini juga untuk mencegah terjadinya kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa GK (19) warga Tahane Kecamatan Malifut Kabupaten Halmahera Utara,  yang sempat menggegerkan warga Maluku Utara baru-baru ini. “Selain hasil kesepakatan, penertiban ini juga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, berikan rasa aman terhadap penumpang,” jelasnya.

BACA JUGA  Bupati Haltim Saksikan Penandatangan Kerjasama OPD Soal Data Kependudukan

Sementara itu, Kabid Darat  Dishub Haltim, Hairuddin menegaskan, penertiban ini merupakan langka positif untuk membangun Haltim ke depan yang jauh lebih baik. “Ini adalah hasil kesepakatan bersama. Penertiban ini juga untuk membangun Haltim, jadi semua pemilik mobil kendaraan diminta untuk mematuhi aturan yang telah kita sepakati bersama,” harapnya.

Sekedar diketahui, penertiban terhadap logo organda maupun surat-surat kendaraan akan dimulai per 1 Agustus 2019. (Ady)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here