DPRD Halbar Bakal Tindak Lanjut Laporan GAMKI Soal Dugaan Korupsi Dana Covid Rp. 53 Miliar

353

Sekertaris Komisi I DPRD Halbar, (Foto: Riko CH)


HALBAR, CH- Tuntutan Gerakan Anak Muda Kristen Indonesia (GMKI) bersama
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) terkait dugaan korupsi dana Covid-19 sebesar Rp. 53 miliar yang disuarakan melalui aksi demo, akan ditindaklanjuti oleh DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara (Malut).

Kepada wartawan, Joko Ahadi, Sekertaris
Komisi I DPRD Halbar berjanji pihaknya akan memanggil  Inspektorat selaku instansi yang mengaudit anggaran tersebut untuk dimintai keterangan.

“Kita akan undang pihak inspektorat, sebagai lembaga yang menangani kasus korupsi, juga beberapa SKPD untuk mengklarifikasi, jadi nanti kita jadwalkan untuk panggil ini sangat penting sebab menyangkut kemanusian,”
kata Joko, di Kantor DPRD Halbar, Jumat (12/2/2021).

Joko mengaku, pihaknya baru mengetahui adanya dugaan kasus korupsi terhadap dana Covid-19 melalui aksi GAMKI Dan GMKI, karena belum ada laporan yang masuk ke pihak DPRD.

“Nanti kita lihat dulu perkembangan temuan itu seperti apa, jika itu benar-benar temuan pasti ada rens waktu untuk pengembalian dari beberapa SKPD yang telah melakukan penyelewenagan anggaran,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemda Halbar Bakal Buka Nomor Hotline Pengaduan Pungli

Selain dana Covid-19, Joko juga membeberkan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sebesar Rp. 43 miliar juga belum dipertanggungjawabkan.

“Kami DPR secara kelembagaan akan meminta pertanggungjawaban pemakaian anggaran Covid 53 miliar, dan pilkada 43 miliar lebih itu, jadi kita akan minta laporan pertanggungjawaban semua karena itu masuk pada proses perjalanan APBD,” tukasnya. (Red)

Riko Noho

Reporter: Riko Noho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here