DPRD Halbar Minta Pemda Jangan Larang Pedagang Berjualan di Masa PPKM Level 4

196

Ketua Komisi II DPRD Halbar, Nikodemus H. David

HALBAR, CH- Kebijakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19 ini, diminta agar tidak membuat aturan yang menyulitkan nasib para pedagang.

Ketua Komisi II DPRD Halbar, Nikodemus H. David mengatakan dengan adanya PPKM level 4 ini tentunya membuat aktivitas masyarakat dibatasi, termasuk para pedangang.

“Pemerintah jangan melarang para pedagang saat berjualan, karena dengan adanya PPKM ini membuat mereka sangat sulit mencari nafkah dengan kehidupan mereka, jadi diminta pemerintah berpikir dengan dampak ekonomi dan sosial dari penerapan PPKM ini ke depan,” pintanya di Kantor DPRD, Selasa (27/7/2021).

Dengan adanya lonjakan pasien Covid-19 di Halbar yang terus mengalami peningkatan, politisi Partai Gerindra ini berharap, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara
rajin cuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker.

“Saya sangat setuju apabila tempat-tempat ibadah, di Masjid maupun Gereja itu tetap dilakukan ibadah seperti biasanya, tetapi diterapkan protokol kesehatan,” katanya.

BACA JUGA  Keberangkatan 68 CJH Asal Halbar Ke Tanah Suci Tahun Ini Belum Ada Kepastian

Sebab menurutnya, sebagai ummat
yang memiliki kepercayaan dan keyakinan harus banyak meningkatkan keimanan kepada Tuhan yang Maha Esa, agar Covid-19 segera berakhir.

Dia juga meminta kepada seluruh masyarakat, apabila ada tim satgas Covid 19 dalam hal ini Dinas Kesehatan, TNI/Polri maupun yang tergabung didalamnya turun sosialiasasi agar diterima dan dipahami dengan baik.

“Dengan hormat dan kerendahan hati saya memohon untuk mengurangi kerumunan disaat gelar perkawinan. Saya kira sebagai anggota DPRD kemudian mempunyai tugas dan fungsi yakni menyampaikan aspirasi-aspirasi rakyat dan untuk rakyat,” ujarnya.

Dia juga berpesan kepada Tim Satgat Covid-19 agar melakukan sosialiasi dengan cara yang baik, sehingga tidak membuat bingun kepada masyarakat yang bisa menimbulkan masalah baru.

Meskipun dengan adanya PPKM ini, dia menginginkan agar roda perokonomian di Halbar tetap berjalan stabil. Untuk itu kepada pedangan, petani yang berjualan di pasar agar tetap menjaga protokol kesehatan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Begitu juga kios dan pertokoan diminta siapkan tempat cuci tangan, konsumen berbelanja agar menggunakan masker.
Sehingga kita sama-sama memutus mata rantai Covid 19, bukan saja ada di pundak pemerintah legistator atau legislatif tetapi sama rata semua, kita berkaloborasi TNI/Polri dan lain-lain,” tandasnya.

BACA JUGA  Pemkab Halbar Tunda Dialog Publik Percepatan Pembangunan Daerah

Riko Noho
Reporter: Riko Noho
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here