DPRD Minta Pemda Halut Laporkan Sisa Penggunaan Dana Covid 2020 Sebesar Rp. 39 M

385

Wakil Ketua Komisi II DPR Halut, Fahmi Musa (Foto: Rustam CH)


TOBELO, CH – Wakil Ketua Komisi II DPR Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara, Fahmi Musa meminta Pemerintah Daerah setempat untuk mempertanggungjawabkan anggaran sisa Covid-19 yang dianggarkan pada 2020 kemarin. Pasalnya, sampai di awal 2021 ini belum ada laporan pertangungjawaban.

Fahmi Musa kepada Cerminhalmahera.com  Senin, (11/1/2021) menyebutkan, total anggaran Covid di 2020 dianggarkan sebesar Rp. 60,5 miliar. Dari total dana tersebut masih tersisah sebesar Rp. 39 miliar untuk empat bulan terakhir (September-Desember) belum dipertanggungjawabkan.

Menurut Fahmi, Pemda Halut sudah seharusnya menyerahkan laporan pertanggungjawaban anggaran sisa tersebut, sebab di 2021 ini kembali disepakati Rp. 19,6 miliar untuk Covid-19.

“Dana yang direfocusing itu dari awal Rp 56 miliar menjadi 60,5 miliar, yang dimintakan sisanya itu yang harus dipertanggung jawabkan karena sampai hari ini kita belum mendapat laporan pertanggungjawaban tahap dua per september sampai desember sisanya sekitar Rp 30 miliar lebih hampir 40 miliar,” sebutnya.

BACA JUGA  Pasien PDP Di Rujuk, Bupati Halut Stres

Fahmi mengaku, dirinya sudah meminta kepada pemerintah daerah untuk mempertanggungjawabkan tahap pertama penggunaan anggaran Covid-19. Dari laporan yang diterima penyerapan anggaran baru Rp. 20 miliar atau sekitar 34 persen dari total angaran covid-19.

Lanjut Fahmi, dirinya belum mengetahui secara pasti anggaran sisa tersebut digunakan untuk kepentingan Pilkada atau tidak sesuai dengan isu yang berhembus.

“Ini soal lain di pilkada dengan penanganan Covid-19 saya belum mau menafsirkan kesitu, tapi yang pasti saya minta pertanggung jawaban tahap dua penggunaannya itu apa-apa saja saya minta pemda bisa mempertanggungjawabkan,” pintanya.

Demi menjaga kepercayaan masyarakat, menurut Fahmi, pemda harus segera melakukan laporan pertanggungjawaban terhadap anggaran sisa tersebut.  “Pertanggungjawaban pemda ini perlu, sebab  ini uang rakyat. Kita ingin kepercayaan rakyat kepada pemda harus tinggi atas pengelolaan keuangan daerah,”tandasnya. (Red)

Rustam gawa

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here