Dramatis, Para Siswa di Mangoli Utara Timur Menerobos Arus Sungai Menuju Sekolah

177

SANANA, CH – Tidak seperti di daerah lain, para siswa-siswi tampak enjoi saat pulang pergi ke sekolah tempat  mereka menuntut ilmu. Berbeda dengan para  siswa-siswi Madrasah Aliyah yang ada di Desa Waisakai  Kecamatan Mangoli  Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Setiap hari, mereka harus menerobos sungai yang arusnya sangat kuat untuk menuju sekolah yang berada di seberang sungai. Cukup dramatis, para siswa-siswi ini saat menyeberangi sungai. Sedikit tergelincir, nyawah bisa melayang terbawa arus sungai. Agar tidak terbawa arus, para siswa ini harus berpegangan tangan antara satu dengan lain.

Meskipun kondisi sungai sangat membahayakan, para siswa-siswi ini mau tidak mau mereka harus menyeberangi sungai tersebut karena tidak ada akses jalan lain. Sudah sejak lama para siswa-siswi ini melewati sungai  tanpa jembatan. Kadang para siswa-siswi ini tidak sampai ke sekolah langsung balik pulang kerumah karena seragam mereka basah kuyup.

“Ketiadaan akses jalan lain memaksakan parah siswa di Desa Waisakai  untuk mengalahkan rasa takut demi menuntut ilmu. Tiap hari melewati sungai ini, tidak ada jalan lain selain melewati sungai ini,” kata Amal Umaternate, warga setempat kepada Cerminhalmahera.com, Rabu (26/1/2022).

BACA JUGA  Polres Kepsul Siap Amankan FTW

Amal, meminta kepada Pemerintah Daerah, Provinsi dan DPRD untuk segera membangun  jembatan di sungai tersebut, agar para siswa maupun masyarakat bisa beraktifitas dengan baik tanpa ada rasa takut.

“Kepada DPRD dan Pemda Kepulauan Sula secepatnya bisa turun ke lokasi agar bisa melihat langsung kondisi yang ada sekarang ini,” desak Amal.

Senada juga disampaikan oleh Hamdan Umamit, warga lainya. Menurut Hamdan, tidak hanya para siswa, masyarakat juga mengaku ikut kesulitan saat menyeberangi sungai tersebut karena penuh dengan resiko.

“Pemerintah segera membangun jembatan penghubung untuk mengatasi kesulitan yang dirasakan warga, khususnya anak-anak yang hendak ke sekolah,” keluh Hamdan.

Reporter: KP
Editor: Suhardi  Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here