FTJ Halbar Resmi Dihelat Secara Offline Dan Online

189

Pembukaan FTJ Halbar (Foto: Riko CH)


HALBAR, CH- Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara secara resmi membuka Festival Teluk Jailolo (FTJ). Event tahunan ini dilaksnakan secara offline dan online.

Pelaksanaan FTJ kali ini dengan konsep Hybrid Event yaitu dengan sistem Ofline dan Online. Hal ini dimaksudkan untuk membatasi para penonton Ofline dalam rangka mengurangi angka kerumunan di kawasan FTJ untuk mencegah penularan Covid 19.

FTJ yang berlangsung selama 4 hari (9-12 Juni) ini dengan mengusung tema
“The Harmony Of The Spice Island” yang memiliiki maksud keberagaman adat dan budaya, perbedaan suku, ras dan agama di Halbar, dipersatukan kembali dalam harmoni Ino Fo Makati Nyinga untuk membangkitkan potensi kepulaun rempah menjadi destinasi wisata unggulan yang mendunia.

Kepala Dinas Parwisata Halmahera Barat, sekaligus Ketua Umum FTJ, Feny Kiat dalam sambutannya mengatakan, FTJ merupakan event promosi daerah yang dilaksanakan secara konsisten setiap tahun.

“FTJ Tahun 2021 ini sedikit berbeda dengan sebelumnya dikarenakan kita saat ini masi berada di era tatanan hidup baru masa pendemi Covid 19 sehingga dilaksanakan secara offline dan online untuk mengurangi kerumunan warga,” kata Feny, di acara pembukaan FTJ yang berlangsung, di area Pelabuhan Jailolo Desa Gofasa, Kecamatan Jailolo, Rabu (9/6/2021).

BACA JUGA  Benahi Halbar, Wakil Ketua DPRD Tantang James-Djufri

Disebutkan, rangkaian kegiatan yang ditampilkan dalam Kharisma Event Nusantara FTJ ini diantaranya Ritual Sigofi Ngolo, Dancing in The Sunset, Orom Sasadu, Talksow Ekonomi Kreatif, Pentas Seni Budaya, Fun Diving, Teater Kuliner 7 Suku Halmahera Barat, Pesta Tani, Fhashion Show Ekonomi Kreatif, Loncing Indonesia Negeri 1000 Festival dan 12 Ceremony Puncak Sasadu On The Sea.

Sementara Bupati Halbar, James Uang dalam sambutannya mengatakan, meskipun saat ini masi dalam situasi pendemi Covid 19 namun ifen nasional FTJ harus di gelar karena mampu menggerakan ekonomi masyarakat, yang dibuktikan dengan menurunnya angka kemiskinan dan meningkatnya pendapatan perkapita Halmahera Barat yang sangat signifikan.

“Untuk itu kementerian Parawisata dan ekonomi kreatif republik Indonesia telah membuat terobosan menggerakkan ekonomi masyarakat memudahkan UMKM (Usaha Micro Kecil Menengah), melakukan pemasaran bersama dengan menghadirkan digital dalam kaitan itu lahir pula konserfirtual yang menyelengggarakan Ifen Fesvifal teluk Jailolo yang ke 12 tahun 2021,” katanya.

Menurut bupati, FTJ tahun ini juga menjadi instrumen pemulihan ekonomi di masa pendemi Covid 19 dengan tujuan utama membangun optimisme rakyat, memperkuat solidaritas sosial dan membuka kembali banyak lapangan kerja. (Red)

BACA JUGA  Bupati Halbar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Tambahan GKPMI

Riko Noho

Reporter: Riko Noho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here