Gelapkan Dana Koperasi, Polsek Maba Serahkan M. Rifai Ke Kejari Haltim

603

M. Rifai Alias Ifal (Berdiri) Saat Diserahkan Ke Kejari Haltim. (Foto: Nehe CH)


BULI, CH- Penyidik Polsek Maba Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), resmi menyerahkan M. Rifai alias Ifal, tersangka kasus penggelapan dana koperasi ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Haltim.

Penyerahan tersangka dan Barang Bukti (BB) sesuai surat dari Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Timur Nomor : B – 280/ Q.2.18 / Enz.1/ 10 /2020/ tanggal 27 Oktober 2020, perihal pemberitahuan penyidikan sudah lengkap dan P21 Surat Pengantar Ka Polsek Maba No. Pol. : T / 01/ XI / 2020 / Unit Reskrim, tanggal 10 November 2020, Perihal pengiriman tersangka dan barang bukti, telah diserahkan dalam keadaan sehat dan lengkap.

BB yang diserahkan diantaranya 63 nota promis, 1 unit handphone merek Vivo warna hitam-merah, 1 lembar rekapan gaji atas nama Muhammad Rifal edisi Januari 2019 – Agustus 2020, 5 lembar kontrak kerja atas nama Muhammad RifalĀ  di koperasi serba usaha PT. Mekar Jaya indonesia. Tersangka dan BB diterima langsung oleh Rizal, SH, Kasi Barang Bukti (JPU) Kejari Haltim, Selasa (10/11/2020).

BACA JUGA  Peredaran Miras di Haltim Tumbuh Subur

“Kerugian yang dialami perusahaan koperasi PT. Mekar Jaya Indonesia akibat dari penggelapan dana oleh Ifal sebesar Rp. 142 juta,” kata Kapolsek Maba Ipda Thoha Alhadar S.Sos.

Namun saat dimintai keterangan, Ifal dihadapan tim penyidik mengaku dari total kerugian koperasi yang beralamat di Desa Buli Karya Kecamatan Maba itu hanya digunakan sebesar Rp. 12 juta untuk kepentingan pribadi (gaya hidup) yakni beli sepeda motor, HP dan juga main Games Online.

“Ifal juga memalsukan surat perpanjang pinjaman terhadap nasabah yang sudah lunasi pinjamannya, dan surat tersebut di serahkan ke kantor koperasi, maka pihak koperasi mencairkan dana pnjaman tersebut, namun dana yang dicairkan perusahan itu digunakan pribadi oleh Ifal,” jelas M. Toha.

Lanjut M. Toha, Ifal yang berstatus bujang dan beralamat di Desa Buli Karya itu dijerat dengan pasal 374 atau 372 KUHP tentang dugaan tindak pidana penggelapan. (Red)

Nehemia bustami

Reporter: Nehemia Bustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here