Gelar Musrembangtan Di Halut, Pemprov Malut Fokus 12 Komoditas

183

Kepala Dinas Pertanian Pemprov Malut, M. Rizal  Saat Memberikan Bantuan (Foto: Rustam CH)


TOBELO, CH – Pemerintah provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Pertanian menggelar Musyawarah Pembangunan Pertanian (Musrembangtan) di Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Musrembangtan dengan tema “Akselerasi pengembangan kawasan pertanian berbasis korporasi melalui gerakan Maluku Utara menanam dan beternak dan gerakan orientasi ekspor untuk rakyat sejahtera,” ini berlangsung di Greenland Hotel Tobelo Kecamatan Tobelo, Rabu (3/3/2021).

Kepala Dinas Pertanian, Pemprov Malut , M. Rizal Ismail yang juga selaku ketua panitia Musrenbangtan Malut 2022 menyebutkan, ada 12 komoditas di Malut yaitu padi, pagung, telur, daging ayam, sapi , sayur-sayuran, sayuran campuran, bawang cabe , pala dan cengkeh, kelapa dan sagu yang difokuskan dalam Musrembangtan ini.

“Terfokus pada 12 komoditas dan membangun kerjasama satu dengan lainnya. Hal ini untuk peningkatan produksi, devisifikasi , meningkatkan nilai tambah dan daya saing, serta orientasi pada digitalisasi,” kata Rizal.

Lanjut Rizal, kegiatan ini juga memfokuskan pada gerakan Maluku Utara menanam, beternak dan gerakan orientasi ekspor untuk rakyat sejahtera. Dua program utama ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

BACA JUGA  Jokowi: Lewat Infrastruktur Kita Bangun Peradaban Dan Keunggulan Bangsa

“Hal ini sesuai dengan dua mandat Gubernur Malut, untuk Dinas Pertanian dalam meningkatkan dua indakator utama yaitu nilai tukar pertanian dan indeks kementrian pangan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Halmahera utara, Daud Sp.Msi dalam sambutannya mengatakan, dalam memajukan serta mengembangkan sektor pertanian dan peternakan ini, dinas terkait tidak bisa berdiri sendiri, melainkan perlu melakukan sinkronisasi satu dengan lainnya untuk keberhasilan pengembangan pertanian wilayah.

“Kiranya melalui silaturahmi ini kita bisa maksimalkan secara baik serta kita duduk bersama-sama menghasilkan suatu konsep demi kepentingan dan kemaslahatan masyarakat dan petani kita,”kata Daud

Mewakili Gubernur Malut, Plh. Bupati Halut Yudihart Noya mengatakan, penyelenggaraan Musrenbangtan ini, mempunyai arti penting dan strategis dalam rangka mencari masukan guna menyusun perencanaan pembangunan pertanian tahun 2022 demi mencapai visi misi tujuan dan sasaran program.

Diharapkan melalui Musrenbangtan ini dilakukan sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan khususnya bidang pertanian, baik yang memerlukan dukungan pendanaan APBD atau APBN sehingga pelaksanaan Musrenbangtan dapat menghasilkan perencanaan yang berkualitas, transparan dan akuntabel. Hingga menjadi dasar pelaksanaan pembangunan pertanian pada tahun 2022.

BACA JUGA  Nekad Mencuri Di Sekolah, Pria Asal Halut Ini Terekam CCTV

“Musrenbangtan ini kiranya mampu meletakan dasar perencanaan yang kuat dan strategis pada program pertanian Maluku Utara tahun 2022,” ucap Yudihart membacakan sambutan tertulis gubernur.

Musrembabgtan yang ikut dihadiri oleh seluruh Dinas Pertanian se-Malut serta instansi terkait Bappeda, Badan Pengkajian Teknologi Pertanian Malut, Dinas Ketahanan Pangan, Balai wilayah sungai Malut serta Komisi 2 DPRD Malut ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada kelompok tani.

Diantaranya, power tresel 6 unit, konseler 5 unit, power tresel multi guna 2 unit, power tresel multi guna mobile 1 unit, benih jagung untuk pengembangan jagung di Halut seluas 3.000 hektar, mesin cultifator 1 unit, serta bibit kelapa seluas 3 hektar. (Red)

Rustam gawa

Reporter: Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here