Halbar Masuk PPKM Level 4, Bagi Yang Mau Menikah Dimohon Bersabar

383

Rapat Bersama Forkopimda  Halbar Soal PPKM Level 4

HALBAR, CH- Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Hal ini tentunya, membuat aktivitas masyarakat semakin diperketat.

Salah satunya adalah acara pernikahan. Pasangan yang hendak menikah di masa PPKM diminta untuk bersabar hingga masa PPKM berakhir.

“Poin-poin yang diterapkan itu misalnya orang yang menikah ditunda sampai 2 Agustus 2021 baru bisa dilangsungkan pernikahan. Dan menyangkut ibadah itu nanti kita himbau masyarakat saja apakah diatur suara musiknya atau ibadah di rumah saja atau seperti apa nanti dituangkan dalam edaran bupati,” kata Bupati Halbar, James Uang, Senin (26/7/2021) di Kantor Bupati.

Bupati, James menjelaskan Halbar masuk PPKM level 4 karena terjadi lonjakan pasien positif Covid-19 di Bulan Juli kemarin dengan jumlah 240 orang.

Langkah untuk melakukan mencegah penularan Covid-19 yang semakin meluas kata bupati, yakni percepatan program vaksinasi dan pencegahan kerumunan masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda), Sahril Abd Radjak mengatakan, lonjakan pasien Covid-19 di Halbar disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk dilakukan vaksinasi.

Selain lonjakan pasien, PPKM level 4 ini diberlakukan sesuai dengan surat edaran Mendagri nomor 25 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM.

BACA JUGA  Disnaketrans Halbar Dukung Indomaret Beroperasi

“Dalam isi edaran tersebut di sampaikan mana tempat yang dilarang bagi masyarakat melakukan kerumunan, misalnya pesta dan mana yang masi bisa seperti tempat beribada tetapi di bicarakan dulu, edaran itu kita terima kemarin dan kita bahas tadi (Senin), tinggal kita mengikuti atau perintah dari edaran tersebut,” jelas Sahril usai menggelar rapat bersama Forkopimda di ruang rapat bupati.

Lanjut sekda, secara legal PPKM level 4 ini nanti ditindaklanjuti melalui intruksi bupati. Jika instruksi suda ditandatangani oleh bupati, langsung ditindaklanjuti.

Terkait edukasi vaksinisasi akan dilakukan oleh instansi terkait seperti TNI/Polri, Dinas Kesehatan dan masing-masing puskesmas serte melibatkan tokoh pemuda di masing-masing desa untuk menyadarkan masyarakat bahwa vaksin itu aman.

“Sebab kita mendengar informasi ada yang mengatakan bahwa orang yang sekali divaksin langsung meninggal dunia makanya masyarakat tidak lagi percaya, padahal hal ini tidak benar sama sekali jadi masyarakat di minta jangan mudah percaya hoax-hoax,” tegasnya.

Hingga saat ini, jumlah peserta di Halbar yang telah melakukan vaksinasi baru 8.000 ribu orang atau 4 persen dari total warga Halbar yang memenuhi syarat untuk divaksin.

“Bantuan ke masyarakat (di masa PPKM)
kemungkinan nanti dilihat apakah refokusing anggaran atau tidak, masyarakat tinggal menunggu informasi karena ini bahas dulu,” ujarnya.

BACA JUGA  Dinilai Tak Ada Kontribusi, Wakil Bupati Halbar Bakal Panggil Pihak PT. TUB

Ketua DPRD Halmahera Barat, Charles R. Gustan dalam menghadapi hal ini, dia berharap agar PPKM level ini diusahakan tidak membuat masyarakat panik. Jangan disamakan dengan kabupaten kota lain yang juga menerapkan PPKM level 4.

“Jadi kita percaya budaya kita untuk menghilagkan Covid tinggal bagaimana dalam sosialisasi kepada masyarakat penerapannya mulai dari diri sendiri itu yang penting,” pintanya.

Soal dampak ekonomi, Charles juga meminta agar jangan melarang pedagang untuk berjualan. Melainkan hanya untuk dilakukan pencegahan agar tidak menimbulkan antrian (kerumunan).

Lanjut Charles, ada beberapa poin pembatas aktifitas warga yang tidak perlu untuk diterapkan, seperti transaksi jual beli di Supermarket, karena di tempat kurang pengunjung untuk berbelanja.

“Yang agak vatal itu tempat ibadah jadi mungkin dilakukan pencegahan, itu nantinya tugas tim yang nanti turun sosialisasi, perlu diketahui bahwa bukan melarang tetapi menghimbau, jadi penerapannya adalah tim forkopimda yang terdiri dari TNI/Polri dan Satpol PP, mereka disatukan di setiap pos,” tukasnya.

Riko Noho

Reporter: Riko Noho
Editor: Suhardi Koromo

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here