Harga Spanduk Per Meter Rp. 45 Ribu, Bagian Umum, BKD Dan Humas Saling Tuding

735

Pelantikan Pj. Sekda Haltim, Deni Tjan


MABA, CH- Sungguh miris, pelantikan Pj. Sekertaris Daerah (Sekda), Deni Tjan oleh Pj. Bupati Halmahera Timur (Haltim) Muh. Ali Fataruba tak menggunakan spanduk. Sejumlah instansi yang memiliki kewenangan dalam pelantikan itu pun saling tuding.

Sebelumnya, Kasubag Protokoler dia Bagian Umum dan Protokoler, Anwar Yunus menuturkan, soal spanduk pelantikan itu adalah tanggungjawab Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dengan alasan hajatan tesrsebut adalah hajatan BKD.

Pernyataan ini pun menuai tanggapan dari Kepala BKD, Ismail Mahmud angkat bicara. Kepada cerminhalmahera.com, Ismail menjelaskan, pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Senin (15/2/2021) merupakan pelantikan pejabat daerah yang melibatkan sejumlah instansi seperti Bagian Umum dan Protokoler serta Bagian Humas atau yang saat ini disebut Bagian Komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan.

Lanjut Ismail, dengan demikian terkait dengan persiapan pelantikan yang menyangkut dengan dekorasi maupun spanduk itu kewenangan Bagian Umum dan Protokoler atau Bagian Komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan.

“Tugas kami hanya menyiapkan berita acara, sumpah jabatan dan administrasi lainya, sementara SK sudah dibuat oleh Propinsi, jadi soal spanduk itu bukan tugas kami,” bantahnya.

BACA JUGA  Masalah Pemalangan Jalan Menuju Pabrik Milik PT. Antam Semakin Rumit

Hal yang sama juga disampaikan oleh Yusup Thalib, Kepala Bagian Humas atau Komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan. Menurut Yusup, soal spanduk itu bukan tugas mereka.

“Humas tarada dalam posisi itu, keterlibatan humas dalam acara pelantikan hanya sebagai peliputan untuk dokumentasi daerah,” jelas Yusup melalui pesan Watshapp.

Pernyataan Yusup tampak sedikit mengejutkan. Pasalnya, menurut salah satu pegawai di Kantor Bupati, tugas humas tidak hanya peliputan dan dokumentasi.
“Kong yang cetak baliho deng spanduk sampe ratusan juta tu bagian apa, kalu bukan dari humas,” beber pegawai yang namanya tidak mau dikorankan.

Pernyataan dari tiga istansi ini sangat disayangkan. Sebab harga spanduk di salah satu percetakan yang terletak di Kota Maba harganya hanya Rp. 45 ribu per meter. Sayangnya harga yang terbilang murah itu tak bisa dicetak. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here