HPMS Desak Pemda Dan DPRD Sula Segera Selesaian Batas Wilayah Desa

87

Ketua HPMS Cabang Sanana, Halim Umafagur

SANANA, CH– Sengketa batas wilayah antar desa di Kabupaten Kepulauan Sula masih saja menuai polemik di tengah masyarakat. Padahal persoalan ini sudah berlangsung sejak lama.

Agar tidak menjadi persoalan yang berkepanjangan, Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Sanana (HPMS) Cabang Sanana, Halim Umafagur meminta Pemerintah Daerah dan DPRD setempat segera mengambil sikap, untuk menyelesaikan persoalan tapal batas yang sekarang menjadi wacana hangat di Kabupaten Kepulauan Sula saat ini.

Kepada media ini, Halim mendesak kepada Pemerintah Daerah dan DPRD segera duduk bersama untuk menyelesaikan batas desa. Sebab menurutnya, jika persoalan ini dibiarkan berlarut-larut akan menimbulkan konflik yang berkepanjangan di tingkat desa.

Selain itu, dengan adanya wacana adanya 10 IUP pertambangn yang akan beroperasi di wilayah Pulau Mangoli, maka diminta segera pemerintah daerah dan DPRD memperhatikan segala hal yang menyangkut dengan tapal batas tersebut.

“Jangan nanti suda ada konfilk baru pihak pihak terkait turun dan menyalahkan masyarakat, padahal persoalan tapal batas ini kan menjadi tanggung jawab pemerintah, baik itu pemerintah daerah dan DPRD,” kata Halim saat di wawancarai media ini, Selasa (21/06/2022)

BACA JUGA  Kepala BPPRD Sula: Saya Ibarat Patung Tak Bernyawa

Halim, menyebutkan banyak batas wilayah antar desa yang belum diselesaikan, beberapa diantaranya di Pulau Mangoli, yakni Desa Capalulu dan Desa Wailoba, Desa Kou dan Desa Waitamela, Desa Auponia dan Desa Buya.

Lebih jauh kata Halim, batas desa di Sula, warga lebih berpatokan dengan batas alam seperti sungai, gunung dan pohon besar. Selain itu warga setempat juga berpatokan pada cerita orang tua terhahulu.

“Jadi harus ada sinergitas antara kedua belah pihak baik itu pemerintah daerah dan DPRD, agar duduk bersama untuk membahas mengenai persoalan ini, DPRD harus memanggil pihak Pemda dalam hal ini bagian pemerintahan untuk bicara tentang tapal batas ini,” tegas Halim. (K-P)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here