Ini Alasan Pemadaman Listrik Di Kota Maba

1568

Pertemuan Antara DPRD Haltim Dengan Pihak PLN Kota Maba, Tentang Pemadaman Listrik (Dok. DPRD) 


MABA, CH- Dalam beberapa hari terakhir ini, warga di Kota Maba Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara nampak resah dengan terus terjadinya pemadaman listrik oleh PT. PLN Kota Maba.

Pemadaman ini sangat meresahkan, sebab warga cukup kesulitan mengembangkan usaha mereka. Selain itu banyak barang elektronik milik warga yang rusak akibat listrik mati hidup.

Bukan tanpa sebab, pemadaman yang tak beraturan ini dilakukan oleh pihak PLN. Defri Plt, Spv. Pembangkitan PLN Kota Maba menjelaskan, pemadaman ini dilakukan karena 3 dari 5 unit mesin mengalami kerusakan.

3 Unit mesin yang mengalami kerusakan itu adalah mesin milik Pemkab Haltim yang dihibakan ke PLN Kota Maba sejak beberapa tahun yang lalu. Dari 3 mesin itu unit satu dengan kekuatan 250 KW mengalami keruskan ringan, unit dua dengan kekuatan 400 KW mengalami kerusakan berat dan unit tiga dengan kekuatan 800 KW mengalami kerusakan ringan.

“Unit dua sudah lama tidak beroperasi karena keruskan berat, sementara unit satu dan unit tiga belum lama ini baru mengalami gangguan,” kata Defri saat ditemui Cermin Halmahera di ruang kerjanya, Rabu (8/1/2020).

BACA JUGA  Jasad Pengemudi Bentor Di Buli Ditemukan Membusuk

Defri yang baru saja ditugaskan di PLN Kota Maba ini mengaku, dua unit mesin ini mengalami gangguan akibat dari aliran listrik (Cable) yang menuju arah Buli Kecamatan Maba. “Aliran cabel yang menuju Buli kan banyak pohon, pohon jaga kena cabel akhirnya pengaruh hingga ke mesin, saya juga baru ditugaskan jadi kena imbasnya,” jelasnya.

Saat ini yang bisa beroperasi hanya dua unit mesin dengan kekuatan 2×280 KW. Kekuatan mesin ini pastinya tidak mampu untuk melayani seluruh pelanggang yang ada baik pelanggang di Kota Maba maupun yang ada di Mabapura dan Buli. “Jumlah pemakaian untuk Kota Maba 730 KW, kalu gabung dengan Buli total pemakaian 1.300 KW, maka terjadi devisit strom jadi tidak mampu,” paparnya.

Defri mengaku, kerusakaan mesin ini pihaknya sudah melaporkan ke pihak PLN areal Sofifi, serta pihak Trakindo selaku pabrik mesin untuk memperbaiki kerusakan mesin. “Tehnisi sudah dalam perjalan, Insya Allah besok (Kamis, red) mereka sudah bisa perbaiki mesin,” ujarnya.

BACA JUGA  Sekdes Lolobata Dipecat Tanpa Sebab

Sekedar diketahui satu jam sebelum Cermin Halmahera mendatangi Kantor PLN Kota Maba di Desa Sangaji, pihak DPRD Haltim telah memanggil pihak PLN untuk dimintai keterangan terkait dengan pemadaman yang terus terjadi. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here