Jalan Rusak, Stok BBM di SPBU Buli Kosong

352

SPBU Buli

HALTIM, CH- Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Buli Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur mengalami kekosongan. Diduga disebabkan karena kondisi jalan yang rusak.

Informasi yang dihimpun cerminhalmahera.com, SPBU yang melayani BBM jenis Pertalite dan Pertamax ini mengalami kekosongan sejak dua hari (Selasa-Rabu) terakhir ini.

Daniel Sito, selaku penanggung jawan di SPBU Buli mengaku belum mengetahui kapan stok BBM bisa masuk. Menurutnya, kekosongan BBM ini disebabkan karena kondisi jalan di ruas jalan Buli-Subaim, khususnya di seputaran Gunung Uni-uni rusak berat, sehingga sopir mobil tangki takut lewat.

“Rencana BBM mau masuk nanti malam (malam kamis) tetapi itu masih rencana karena jalan tersebut (unit-unit) sangat rawan, dan ini juga menjaga keselamatan,” kata Daniel, Rabu (16/3/2022).

Pria yang biasa di sapa Kojer ini mengaku tidak ada alternatif lain untuk memasok BBM ke SPBU Buli, selain melalui jalan darat. Jika dipaksakan melalui akses laut, ditakutkan BBM bercampur kadar garam saat disedot dari kapal ke mobil tangki.

BACA JUGA  Di HUT RI Ke-76, PT. Antam Tbk Dan PT. CBL Indonesia Investment Kembali Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19 Di Malut

“Takutnya timbul masalah baru, karena akan dikomplain oleh warga, ini yang kami sangat kuatir, tapi yang jelas untuk pasokan BBM ke SPBU harus memakai mobil tangki (jalan darat),” jelasnya.

Kojer mengaku sudah melaporkan hal ini ke Bupati Halmahera Timur, untuk mencari solusi. Demi melayani aktifitas perkantoran dan masyarakat, kata dia BBM bisa dipasok melalui akses jalur laut karena emergency.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Haltim, Ricko Debeturu mengaku pihaknya sudah berkoordinasi ke pihak Pertamina Tobelo agar BBM bisa disuplai ke SPBU Buli lewat jalur laut.

“Namun Sampai sekarang pihak Pertamina (Tobelo) belum ada tanggapan balik soal pengangkutan BBM ke SPBU buli melalui kapal laut,” katanya.

Dijadwalkan, pihaknya akan bertolak besok (Kamis) menuju Ternate dan Tobelo
untuk berkoordinasi langsung ke pihak pertamina untuk mencari jalan keluarnya.

“Kepada pengencer, agar tidak coba-coba bermain harga BBM sepihak. Apa bila ditemukan maka dikenakan sangsi, yaitu pencabutan Izin Usaha, maka dari itu tetap menjual sesuai harga HET,”tegasnya.

BACA JUGA  Sambut HUT RI Ke-76, Pemerintah Kecamatan Maba Gelar Lomba Kebersihan

Pihaknya juga akan mengandeng pihak kepolisian untuk turun ke semua kecamatan di Haltim memastikan harga BBM tetap aman. Selain itu mereka juga akan memasang harga HET BBM di masing-masing depot.

Nehemia bustami
Reporter: Nehemia Bustami
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here