Jumat Depan Walikota Resmikan Pelabuhan Rum

63
Kepala Dinas Perhubungan Tikep, Daud Muhammad

TIDORE, CH – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), dalam waktu dekat akan meresmikan Pelabuhan Rum. Peresmian akan dilakukan langsung oleh Walikota Tikep, Capt. Ali Ibrahim dan Wakil Walikota, Muhammad Sinen.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tikep, Daud Muhammad, mengatakan untuk mematangkan agenda peresmian yang dijadwalkan pada Jumat, 7 Januari 2022. Pihaknya telah menggelar rapat dengan KUPP Soasio, Ketua KUD Sadar, Koordinator Speedboat Shift A dan B, Koordinator Kapal Kayu, Danpos Pelabuhan Rum, Ketua Organda Kota Tidore Kepulauan dan pemangku yang ada di pelabuhan Rum pada Selasa, (4/1/2022) pagi tadi ruang rapat Dinas Perhubungan.

“Pada saat peresmian nanti, kami juga akan melakukan simulasi terkait dengan pemanfaatan ruangan, dan akses masuk keluar penumpang, karena bangunan tersebut sudah jauh berbeda dengan bangunan sebelumnya,” kata Daud Muhammad.

Setelah pelabuhan diresmikan, pihaknya juga akan menertibkan para penumpang dan kendaraan umum, terkait dengan angkut muat penumpang, yang semuanya sudah harus difokuskan ke dalam terminal Sehingga tidak ada lagi angkut muat penumpang di luar terminal.

BACA JUGA  Empat Ranperda Yang Diajukan Walikota Tikep Disetujui DPRD

Menariknya, ditahun ini, Dinas Perhubungan Kota Tikep mendapat anggaran dari pemerintah pusat kurang lebih senilai Rp.2 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan berkelanjutan pelabuhan Rum dari sisi laut. Sehingga kedepannya pelabuhan Rum akan dibangun dua dermaga yang diperuntukkan untuk speed boat dan kapal kayu.

“Untuk dermaga speed boat, itu dananya bersumber dari pemerintah pusat, sementara untuk kapal kayu itu bersumber dari APBD Kota Tidore Rp.600 Juta, dua dermaga ini akan dikerjakan pada bulan maret mendatang,” ujarnya.

Daud menambahkan, rencana pembangunan pelabuhan dari sisi laut, juga akan dibuatkan jalur khusus bagi penyandang disabilitas, bahkan pihaknya juga akan menyiapkan ruangan khusus bagi mereka. Hal itu agar dapat memberikan kenyamanan kepada semua penumpang.

“Yang pasti tidak ada niat dari pemerintah untuk mendiskriminasi penyandang disabilitas, hanya saja pembangunan ini masih berkelanjutan,” tandasnya.

Daud menuturkan, upaya pemerintah mempercantik pelabuhan Rum ini, merupakan  bagian dari visi misi Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen untuk menjadikan Tidore Jang Foloi (bagus sekali) sebagaimana janji mereka sebelumnya.

BACA JUGA  37 Kepsek Di Tikep Study Banding Ke Manado

Mengingat, Rum adalah pintu masuk bagi pengunjung lintas kabupaten maupun dari luar yang akan berdatangan ke Tidore. Sehingga perlu untuk dilakukan penataan yang baik.

“Semoga dengan adanya bangunan baru di pelabuhan Rum ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” tuturnya.

Musa Abubakar

Reporter: Musa Abubakar
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here