Kebakaran Rumah di Santiong, 1 Orang Tewas Dalam Kedaan Sujud

244
Kondisi Rumah Paska Kebakaran

TERNATE, CH- Satu unit rumah di Kelurahan Santiong, Belakang Benteng, Kecamatan Ternate Tengah Kota Ternate, Maluku Utara hangus terbakar. Peristiwa yang terjadi pada pukul, 01.45 WIT, Jumat (24/9/2021) dini hari, menyebabkan 1 orang dikabarkan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun cerminhalmahera.com, korban meninggal adalah Hj. Nuraini Gaelea (70), yang tak lain pemilik rumah. Korban ditemukan di dalam kamar mandi dalam keadaan sujud dengan kondisi terbakar.

Kronologis kejadian,  sekitar pukul 01.55 WIT, seorang saksi mendengar teriakan dari warga bahwa terjadi kebakaran di rumah milik Hj. Nuraini Gaelea. Saksi kemuadian keluar rumah dan terlihat api sudah membesar.

Melihat api yang sudah membumbung tinggi, saksi lainya kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kabakaran Kota Ternate. Sementara itu, warga secara bersama-sama berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Pada pukul 02.10 WIT, 5 Unit Mobil Pemadaman Kebakaran tiba di lokasi kebakaran. Namun pihak pemadam kesulitan masuk ke rumah yang terbakar, karena kondisi jalan yang terlalu sempit. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIT oleh pihak pemadam yang dibantu oleh warga.

BACA JUGA  Kasus Perjudian, 2 Oknum Polisi Dan 1 ASN Haltim Siap Disidangkan

Sebelumnya pada pukul 02.15  WIT Pemadam kebakaran dibantu oleh warga sekitar untuk mencari korban, setelah ketua RT setempat memberitahukan Hj. Nuraini Gaelea masih di dalam rumah.

Pada pukul 02.30 WIT petugas pemadam kebakaran menemukan korban Hj. Nuraini Gaelea sudah meninggal karena terbakar di dalam kamar mandi dalam keadaan sujud. Kemudian petugas pemadam kebakaran dibantu warga melakukan evakuasi korban kerumah pihak keluarga.

Lurah Santiong, Irfan Akil , di lokasi kebakaran mengatakan, saat ini berdasarkan penyampaian orang rumah, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.

“Namun saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, TKP juga sudah dipasang garis polisi, nanti lebih lanjut dan selengkapnya ke pihak kepolisian yang berwenang,” ujar Irfan.

Reporter: Yud
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here