Kejari Halut Lidik Dua Kasus Korupsi di DKP

 

TOBELO, CH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara di awal 2023 ini mulai melidik dua kasus korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Halmahera Utara. Sebelumnya, instansi penegak hukum ini menangani dugaan kasus gaji fiktif di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sejak 2019 – 2022.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Halmahera Utara, Eka Yakub Hayer mengatakan, kasus korupsi yang sementara ini ditangani salah satunya dugaan kasus korupsi di DKP diantaranya, kasus dugaan tindak pidana korupsi sewa aset bangunan milik DKP kepada pihak ketiga dan dugaan tindak pidana korupsi terhadap pekerjaan pengadaan long boat kontrak tahun 2019, 2020, 2021 dan 2022.

“Ada dua item kasus yang sementara kami selidiki di DKP yakni soal sewa bangunan dan pengadaan long boat yang diduga merugikan keuangan negara,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/3).

Dalam prosesnya, pihak penyidik kejaksaan negeri Halmahera Utara akan melakukan pemeriksaan bagi seluruh pejabat yang terkait di DKP dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi ini.

“Untuk pemeriksaan kami akan lakukan Minggu pekan depan. Sementara pihak yang akan diperiksa yakni pejabat terkait di DKP serta pihak kontraktor,” tutup Kasi Pidsus. (Cr-87)

Show More
Back to top button