Kerjasama Dengan Kemnaker Dan Pemprov Malut, PT. IWIP Akan Serap 12.000 Pekerja Lokal

488

Sala Satu Pekerja PT. IWIP (Foto: Istimewa)


HALTENG, CH – Ini kabar gembira bagi para pencari kerja yang ada di Propinsi Maluku Utara (Malut) secara khusus dan Indonesia secara umum. Pasalnya, PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) tidak tanggung-tanggung menyerap tenaga kerja lokal hinga 12 ribu orang.

Perekrutan tenaga kerja lokal ini, pihak perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Desa Lelilef Kabupaten Halmahera Tengah ini bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara (Malut)

Di ketahui, kerja sama tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja lokal yang kompeten sesuai dengan kriteria industri dan akan mendorong terciptanya pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan.

Direktur Eksekutif PT IWIP, Scott Ye, mengatakan, dalam mengatasi unskilled people, manajemen PT IWIP telah melakukan langkah-langkah training mandiri, training welder, dan excavator.

“Setelah ditraining kurang lebih 2 bulan, perusahaan menyediakan sertifikat dari PT IWIP. Dan PT IWIP mengajak Kemnaker dan pemda untuk mengkolaborasikan dalam menyediakan sertifikat training tersebut,” ujar Direktur Eksekutif PT IWIP, Scott Ye, kepada wartawan, Jumat (12/02/2021).

BACA JUGA  PT. IWIP Serahkan Bantuan Bahan Pokok dan Alat Kesehatan Untuk Masyarakat Maluku Utara

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta) dan (PKK) Suhartono mengungkapkan, pihaknya akan terus mengembangkan kerjasama dengan pemerintah daerah dan pihak perusahaan untuk memenuhi kebutuhan lowongan pekerja lokal terampil di PT. IWIP. Ditargetkan, kebutuhan SDM lokal di perusahaan tersebut mencapai 12 ribu orang.

“Tentunya kita bekerja sama dengan pemerintah daerah terkait upaya memenuhi ketersediaan SDM terampil dalam mensupport kebutuhan sekitar 12 ribu pekerja di PT IWIP. Nanti kami akan melakukan training di wilayah tersebut, serta kebutuhan akan wirausahanya seperti program CSR dan Small Bisnis,” ujar Suhartono.

Dengan program tersebut, serta keberadaan PT. IWIP di Maluku Utara, ia optimis, bahwa ini tidak hanya berdampak positif bagi wilayah sekitar, melainkan juga akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perkembangan wilayah di Indonesia Bagian Timur.

“Untuk ketersediaan pekerja, kita juga bisa bekerja sama dengan pemda di wilayah lain di seluruh Indonesia sehingga kebutuhan tenaga kerja lokal dapat terpenuhi,” jelasnya.

BACA JUGA  Pergantian Kades Dan BPD Sakam Diduga Otak Dari Bendahara, Camat Dan Inspektorat

Guna mendukung itu semua, Kemnaker sendiri telah memiliki assessor untuk pengujian kompetensi. Selain itu Kemnaker juga memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) di Ternate yang dapat bekerjasma dengan PT IWIP, baik dalam pemberdayaan maupun uji kompetensi. Pihaknya juga akan mensuport melalui penyelenggaraan program pelatihan, serta melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Kita akan bantu, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi kepada Menaker Ida Fauziyah, semua proyek strategis nasional merupakan salah satu cara kita untuk menyampaikan kepada masyarakat kontribusi dari perusahaan investor itu kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan, kita akan full support,” ujar Direktur Jenderal Binalattas, Budi Hartawan. (Red)

Riko Noho

Reporter: Riko Noho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here