Luar Biasa, Pemdes Wayafli Selesai Gelar Musdes Program 2022

248

Pemdes Wayafli Saat Gelar Musdes Program 2022 Dan Penetapan Data SDGs


BULI, CH– Biasanya, para Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara baru akan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) diakhir tahun. Namun kali ini, Pemdes Wayafli sudah selesai menggelar Musdes 2022.

Ini merupakan desa pertama di Haltim, yang telah selesai membahas program desa untuk tahun anggaran 2022. Sementara, 101 desa dari 102 desa yang ada di Haltim saat ini lagi disibukkan dengan pembuatan laporan untuk pencairan anggaran 2021.

Camat Maba, Robert Barbakem SH, saat membuka kegiatan Musdes ini meminta, agar Pemerintah Desa lebih fokus pada program pertanian. Dengan alasan, Desa Wayafli memiliki potensi buah Nanas yang sangat menjanjikan.

“Agar supaya buah Nanas benar-benar hasil dari para petani yang ada di Desa Wayafli dan Buli Asal, bukan ambil dari luar baru di jual kembali,” ujar
Robert.

Selain itu, Camat juga menegaskan soal nelayan. Dia berharap, Pemerintah Desa Wayafli untuk pengadaan mesin katinting dan alat tangkap ikan untuk menunjang aktivitas para nelayan.

BACA JUGA  APBDes 2020 Desa Soagimalaha Resmi Disahkan

Camat juga meminta Pemerintah Desa setempat ikut memprioritaskan pendidikan dengan membangun bangunan TK GMIH, karena saat ini masih menggunakan bangunan Sekretariat Asmapel.

“Harus secepatnya membangun bangunan TK, dan juga bangunan Rumah Ibada, fasilitas umum harus di proritaskan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wayafli, Yehuda Gueslaw SE, mengatakan, Musdes ini dilakukan lebih awal karena banyak waktu kosong. Sebab menurut dia, Musdes sangat menyita waktu yang cukup lama.

Disebutkan, dari hasil Musdes yang berlangsung sejak, Selasa (29/6/2021) ini, disepakati 4 program prioritas. Diantaranya, pembangunan rumah ibada, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan ekonomi masyarakat lewat kehadiran pasar, dan meningkatkan sarana perikanan.

“Untuk Peningkatan ekonomi masyarakat dan pembangunan Rumah Ibada menggunakan anggaran dari CSR, sedangkan untuk mutu pendidikan melalui anggaran dari APBD, sedangkan untuk nelayan di gunakan melalui anggaran dari Dana Desa (DD),” jelas Yehuda.

Selain Musdes program kerja 2020, Pemdes Wayafli juga telah selesai Musdes penetapan data SDGs (Sustainable Development Goals).

Nehemia bustami

Reporter : Nehemia Bustami
Editor : Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here