Minta Duit 600 Ribu di Setiap Sekolah, DPRD Bakal Panggil Dinas Pendidikan Kota Tikep

316
Ketua DPRD Kota Tikep, Ahmad Ishak

TIDORE, CH –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  bakal mengundang Dinas Pendidikan  Kota Tidore Kepulauan (Tikep) untuk dimintai keterangan terkait permintaan uang sebesar Rp. 600 ribu di masing-masing Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Uang tersebut digunakan dengan dalil untuk pembuatan spanduk ucapan selamat datang  kepada rombongan Kemendikbudristek pada Muhibah Jalur Rempah beberapa waktu lalu.

“Saya baru tau, tetapi kita perlu tau sumber penganggaranya. Apakah itu melalui dana bos, ataukah operasional sekolah,” kata Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Ishak ketika diminta tanggapannya oleh beberapa awak media, Rabu (22/6/2022).

Lanjut  Ahmad, jika uang yang pergunakan mencetak spanduk selamat datang mengunakan dana BOS maka terjadi penyelewengan anggaran.

“kita akan undang Dinas pendidikan dan pihak terlibat untuk minta keterangan secara langsung biar jelas,” katanya.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan, SD dan SMP di Kota Tikep, minus di Daratan Oba berjumlah 68 sekolah yang terdiri dari 47 SD dan 21 SMP.

BACA JUGA  Walikota Tidore Bersama Ibu Hadiri Rakernas Apeksi XV Di Sumatera Barat

Sementara itu, menurut salah satu Karyawan Rama Printing tempat percetakan spanduk  yang enggan menyebut namanya membenarkan ada 100 buah spanduk yang dicetak baik SD maupun SMP. Harga normal dari spanduk yang berukuran panjang kali lebar  2 x 1,50 itu hanya senilai Rp.105 ribu.

Menanggapi hal ini, Minggu S.Abd.Wahab selaku kepala  SMP Negeri 7 Tidore kepulauan saat di konfirmasi via ponsel mengukapkan, biaya partisipasi yang dikeluarkan sekolah sebesar Rp.600 ribu atas inisiatif dan kesepakatan bersama dari kepala sekolah.

“Memang ada pemberitahuan dari dinas bahwa dari kementerian datang ke Tidore. Maka dari itu kami kepala sekolah berinisiatif untuk membuat spanduk ucapan selamat datang,”kata Minggu S.Abd.Wahab, Kamis (23/6/2022).

Minggu, mengaku uang partisipasi itu bukan diambil dari dana BOS melainkan uang pribadi, karena dalam dana BOS tidak tidak dianggarkan dalam Rencana Kegiatan (RK) pembuatan spanduk.

“Jadi biaya partisipasi sebesar Rp.600 rupiah untuk pembuatan spanduk ucapan selamat datang kepada Kemendikbud Ristek  itu uang pribadi. karna biaya pembuatan spanduk tidak ada dalam dan kami tidak bisa memakai dana Bos, jika kami memakai dana BOS maka laporan yang akan kami buat itu bagaimana, dan akan menjadi temuan Karna tidak ada di dalam RK,” jelasnya.

BACA JUGA  Walikota Tidore Sampaikan KUA-PPAS 2023 Melalui Paripurna DPRD

Musa Abubakar

Reporter: Musa Abubakar
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here