Muhdin: Saya Tidak Inginkan Pertemuan Yang Di Manado

980

Bupati Haltim, Ir. Muhdin

MABA, CH – Harapan Musa Djalaluddin untuk mendapat dukungan dari sejumlah  sesupu untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  Halmahera Timur (Haltim)  Periode 2020-2025  tidak akan berjalan mulus. Ini karena ada sejumlah sesupu yang secara tegas menolak untuk memberi dukungan terhadap yang bersangkutan.

Sebut saja Muhdin Hi. Mabud yang saat ini menjabat sebagai Bupati Haltim. Orang nomor satu di Pemkab Haltim ini secara terang-terangan menepis isu tentang dukunnya ke Musa Djalaluddin, sesuai dengan hasil pertemuan para sesupu di Manado Sulawesi Utara beberapa hari lalu. “Saya tidak menginginkan pertemuan yang di Manado,” tegas Muhdin, di teras Kantor DPRD Haltim, Senin (9/9/2019) siang tadi.

Lanjut Muhdin, pertemuan dia bersama sesepu Haltim, Musa Jalaluddin, Rasid Musa, Isaac Idrus Djaelani, Jufri Yakuba beserta sesupu lain di Manado itu bukan direncanakan tapi secara kebetulan. Dalam pertemuan itu dikabarkan, telah disepakati memberikan dukungan ke Musa Djaluddin. “Waktu itu saya kebetulan dari Bali jadi singga di Manado,” tepisnya.

BACA JUGA  Politisi PDI Perjuangan Ancam DKPP Bawaslu Tikep

Lebih jelas lagi kata bupati, menyatukan persepsi untuk mendukung seseorang ke masaalah politik agak sulit,  karena menurut dia selama ini tidak ada yang sama-sama menyatukan pikiran untuk membangun negeri ini (Haltim). “Sejak kapan ada gerakan dan satu tujuan, kalu pemekaran kabupaten mungkin ia, tapi kalu mengarah ke hal begini (dukungan politik,red) mana ada itu konyol,” tukasnya.

Sementara ditanyai soal sikap politik pada Pada Pilkada Haltim kali ini. Muhdin kembali belum juga menyatakan sikap. “Tahap pikir-pikir sudah lewat, sekarang masuk pada tahap hitung-hitung,” akunya.

Maksud dari tahap hitung-higung menurut bupati adalah menghitung kempuan mendapagkan rekomendasi partai, peluang, kekuatan lawan maupun peluang lawan. “Kalu ada yang sudah ramai-ramai mendaftar bagi saya mereka sudah berbikir matang,” ujarnya.

Bukan seorang kaders partai, Muhdin mengaku harus berhitung lebih mantap sebelum masuk ke tahap selanjutnya.  Sebab semua partai menginkan kadersnya untuk maju. “Apalagi saya yang bukan kaders partai, jadi saya masih dalam tahap hitung-hitung,” tandasnya dengan penuh senyum. (Red)

BACA JUGA  Sesuai Visi-Misi, Paslon TIVA Bentuk 1020 Kelompok Ekonomi Produktif

Reporter : Rustam Gawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here