Operasi Patuh Berakhir, Polres Haltim Temukan 327 Pelanggaran

340

Penutupan Ooerasi Patuh Kie Raha 2020 Oleh Satlantas Polres Haltim (Foto: Nehemia CH)


BULI, CH- Operasi Patuh Kie Raha 2020 oleh Satlantas Polres Halmahera Timur (Haltim) telah berakhir. Dalam operasi ini, ditemukan 327 pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara.

Operasi yang berlangsung sejak 23 Juli-5 Agustus ini, pihak lantas memberikan sangsi tindakan langsung dengan bukti pelanggaran atau tilang kepada 111 kendaraan roda dua maupun roda empat. Sementara 216 pengguna jalan yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas diberikan sangsi teguran.

“Kasus pelanggaran terbanyak dilakukan sepeda motor dengan jenis pelanggaran melawan arus lalu lintas dan tidak menggunakan helm pada saat berboncengan,” kata Kapolres AKBP, Mikael  P. Sitanggang, S.IK, MH melaluu Kasat Lantas Iptu. Ikwan SE, Kamis (6/8/2020).

Lanjut Kasat, hasil operasi Patuh Kie Raha tahun ini turun drastis ketimbang 2019 dengan kasus tilang sebnyaj 719 kendaraan atau turun atau turun 84,56 persen. Sementara pelanggaran teguran di 2019 hanya 136 kasus. Jumlah ini jauh lebih sedikit ketimbang di 2020 dengan jumlah kasus teguran 216 atau naik 58,82 persen.

BACA JUGA  Polres Haltim Kembali Lakukan Penyemprotan Desinfektan

“Di 2019 sebanyak 1 kasus lakalantas, sedangkan tahun 2020 Nihil atau turun 100 persen, hal ini disebabkan karena tingkat kesadaran masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas cukup tinggi, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan,” sebutnya.

Selain melakukan operasi patuh, pihak lantas juga melakukan sosialisasi serta pembagian masker ke para pengendara sebagai bentuk kepedulian terhadap protokol kesehatan.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi peraturan lalu  lintas dalam pelaksanaan Operasi Patuh Kie Raha 2020 ditengah Covid – 19, masyarakat tetap menjaga disiplin protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19,” ucapnya. (Red)

Nehemia bustami

Reporter: Nehemia Bustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here