PC. NU Halbar Dukung Pembubaran FPI Sebagai Ormas Terlarang

222

Hi. Nimrat Idrus, Ketua PC. NU Halbar (Foto: Niko CH)


HALBAR, CH– Pembubarab Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang sesuai putusan Mahkama Konstitusi (MK), mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara.

Ketua Pengurus Wilayah PC-NU Halbar Hi. Nimrat Idrus kepada wartawan mengatakan, pihaknya tetap mengikuti dan berpatokan dan mengaminkan sesuai putusan pemerintah dalam hal ini putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penetapan FPI sebagai Organisasi terlarang di Indonesia.

“khususnya kami di halmahera barat sejauh ini keadaannya aman-aman tidak ada kelompok-kelompok atau komunitas yang mengatasnamakan FPI di lingkungan masyarakat. Kalaupun misalnya kedapatan ya pasti kami cegat karena ini suda di larang oleh pemerintah,” Kata Nimrat kepada sejumlah wartawan di kediaman, Senin (11/1/2021).

Lanjut dia, meskipun sejauh ini belum ada belum ada pemberitahuan surat resmi dari PB NU (Pengurus Besar NU), namun dirinya yakin PB NU juga satu referensi yang sama dan pasti bersepakat karena ini keputusan pemerintah dan suda barang tentu keputusan pemerintah ini melalui kajian dan pengalaman.

BACA JUGA  DPRD Halbar Minta Pemda Jangan Larang Pedagang Berjualan di Masa PPKM Level 4

Soal pro dan kontra dalam organisasi, kata Nimrat hal yang wajar karena setiap organisasi punya hak yang sama untuk mengeluarkan pendapat tapi kalau itu suda di larang dan suda ditetapkan FPI sebagai organisasi terlarang maka pihaknya tetap pada posisi mengikuti ketentuan pemerintah.

“Semua instansi-intansi baik kementrian dalam negeri selaku pihak yang mengeluarkan SKT maupun BIN (Badan Intelijen Negara), saya pikir mereka suda melalui kajian sebelum diputuskan dan jadi kami NU di Halbar tetap mendukung sekaligus memberikan apresiasi,” ujarnya.

Disebutkan, Organisasi masyarakat (Ormas) resmi di Halbar diantaranya MUI, NU dan Muhammadiyah yang memiliki badan hukum mulai dari pusat hingga ke daerah. Selain itu ada juga Ormas profesi lainya seperti BKM Sigolamo, UHUA dan lain-lain serta organisasi keagamaan Nasrani. “Dan sejauh ini kita saling mendukung dalam melaksanakan program,” akunya.

Nimrat juga mengaku sudah mengontak Ketua MUI terkait dengan pembubaran FPI. “Hasil komunikasi terkait dengan FPI pada prinsipnya saya pikir MUI sama juga, tetap mendukung keputusan MK karena ini terkait kemasalahatan kita bersama,” tutupnya. (tr3/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here