Pemdes Maba Sangaji Bersama Tim Penggerak PKK Target 2023 Zero Stunting

203
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting

HALTIM, CH- Pemerintah Desa Sangaji bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) setempat kembali melakukan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan stunting. Melalui program PPK Desa Sangaji ini ditargetkan pada 2023 zero stunting.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Maba Sangaji, Hariyani Muhamad dalam sambutanya, mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Desa Maba Sangaji menyebutka, di 2022 angka stunting sebanyak 15 orang dari jumlah sasaran 220 bayi balita di Desa Maba Sangaji atau 6,81 ℅.

“Sedangkan di tahun 2023 sampai pada bulan (Mei) ini stunting tersisa 3 orang atau 1,6 ℅. Dan ini adalah satu prestasi buat kita yg harus terus kita pupuk. Agar Sesa Maba Sangaji mampu memberikan contoh bagi desa desa lain di luar sana,” ungkap Hariyani dalam acara sosialisa pencegahan dan penanganan stunting yang berlansung di Kantor Desa Sangaji, Jumat (12/5/2023).

Sementara itu, Kades Maba Sangaji, Kasman Mahmud menuturkan, keberhasilan dalam menurunkan angka stunting ini, atas kerja sama yang baik antara Pemerintah Desa, PKK, Ibu Kader Posyandu dan Puskesmas Kota Maba melalui bidan desa dan perawat desa.

BACA JUGA  Lagi, Pemdes Bicoli Salurkan BLT Triwulan II

“Untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terkait dalam hal ini. Masalah anggaran jagan takut, sebab masyarakat Maba Sangaji, dan generasi Desa Maba Sangaji butuh sehat dulu untuk menjadi kuat, cerdas dan sejahtera. Olehnya itu dalam visi misi saya di periode ini adalah bagaimana supaya masyarakat bisa sehat dulu,” tutur Kasman.

Kepala Puskesmas Kota Maba, Abutaher Hi Abubakar, yang hadir dalam kegiatan ini turut mengapresiasi kegiatan Pemdes Maba Sangaji dan semua upaya yang dilakukan Pemdes Maba sangaji.

“Semoga desa lain dapat mencontoh Desa Maba Sangaji dalam hal pencegahan dan penanganan stunting di desa masing masing,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Desa Maba Sangaji, Edwar Surentu yg juga salah satu pemateri dalam kegiatan ini meminta
agar hal semacam ini kiranya Pemerintah Daerah dapat melihat desa-desa yang antusias dalam penanganan stunting seperti Desa Maba sangaji dapat diberikan piagam penghargaan atau reword agar desa-desa yang lain bisa berlomba lomba untuk melakukan kegiatan yg sama agar Kabupaten Halmahera Timur di tahun 2023-2024 Zero Stunting.

BACA JUGA  105 KK Di Desa Maratana Jaya Kembali Terima BLT Tiga Bulan

“Target kami di 2023 ini Desa Maba Sangaji Zero Stunting,” ujarnya.

Kegiatan diikuti oleh peserta yang terdiri dari ibu hamil 17 orang, ibu yang mempunyai bayi balita sebanyak 22 orang, kader posyandu 5 orang, posbindu PTM 5 orang, bidan desa 2 Oorang. perawat desa 1 orang, petugas giji yang juga salah satu pemateri dari Puskesmas Kota Maba 1 orang, seluruh perangkat desa dan BPD, sehingga total peserta sebanyak 65 orang.

Reporter: Tim
Editor: Suhardi Koromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here