Penembakan Mahasiswa Di Kendari, PMII Tikep Demo Polres

289

Demo PMII di Depan Polres Tikep

TIDORE,CH- Aksi penembakan terhadap salah satu mahasiswa di Kendari oleh aparat kepolisian menuai protes dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kota Tidore Kepulauan (Tikep), dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan Mako Polres.

Masa aksi menyampaikan bahwa aksi penembakan terhadap Almarhum Randi, mahasiswa yang juga salah satu aktivis PMII Cabang Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang tertembak di bagian dada saat berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Kendari Sulawesi Tenggara itu sangat tidak dibenarkan secara hukum karena melanggar HAM dan sangat bertentangan dengan cita-cita reformasi.

Berselang beberapa menit saat aksi unjuk rasa berlangsung Kapolres Tikep AKBP. Doly Heriyadi ,S.I.K., M.Si turun langsung menemui para demonstran. Menurut kapolres secara aturan sudah jelas dalam mengatasi atau mengantisipasi pengunjuk rasa sebagaimana diatur dalam Perkap Kapolri No 7 Tahun 2012 Pasal 9 dimana didalamnya mengatur terkait dengan penyampaian pendapat di muka umum oleh warga Negara, aparatur pemerintah berkewajiban untuk memberikan pelayanan secara professional, melindungi HAM, menghargai prinsip praduga tak bersalah dan menyelenggarakan pengamanan.

BACA JUGA  Gelar Kongres Ke-XIII, dJAMAN Malut Bentuk Forum Alumni

“Mengamati beberapa point dalam Perkap Kapolri, maka jelas bagaimana tugas dari pihak keamanan semestinya menghadapi demonstran, sehingga peristiwa di Kendari sangat tidak dibenarkan, kekerasan bukan sebuah solusi untuk diterapkan di negara demokrasi, kekerasan adalah musuh  utama demokrasi.” kata Kapolres, Rabu (20/2/2019)

Kapolres juga menambahkan bahwa kasus yang terjadi di Kendari Sulawesi Tenggara sebagaimana disampaikan pimpinan Polri, bahwa Polri akan  mengusut  tuntas pelaku penembakan dengan melakukan investigasi dilapangan yang melibatkan internal Polri dan eksternal seperti Kompolnas, Ombudsman, IPW.  “Kepada massa aksi untuk tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan undang-undang,” harapnya.

Penyampaian Kapolres direspon baik oleh PMII Kota Tidore dan dilanjutkan dengan Shalat Ghaib dan Doa bersama di Mako Polres Tikep. (Red)

Reporter: Musa Abubakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here