Pernikahan Sirih Masih Marak Terjadi Di Halbar

319

Kasi Bimas Islam) Kemenag Halbar, Muchdar Mustafa (Foto: Riko CH)


HALBAR, CH- Pernikahan sirih di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Maluku Utara masih terus terjadi dilingkungan masyarakat bawah. Hal ini ikut diakui oleh pihak Kementrian Agama (Kemenag) setempat.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kemenag Halbar, Muchdar Mustafa ikut menyebutkan, di 2020 jumlah laporan yang diterima sebanyak 6 pasangan yang melakukan pernikahan Sirih. “Sebelumnya di 2019, sesuai laporan yang kami data ada 12 orang yang menikah sirih,” sebut Muchdar, Kamis (28/1/2021).

Menurutnya, pernikahan sirih ini masih terus terjadi di Halbar disebabkan karena sebagain warga yang belum memahami isi dari aturan Perundang-Undangan yang mengatur tentang masalah perkawinan.

Dijelaskan, Pernikahan sirih adalah pernikahan di bawah tangan atau secara sembunyi-sembunyi tanpa melibatkan atau tidak sepengetahuan orang tua mempelai serta pihak yang berkepentingan seperti Kantor Urusan Agama (KUA) dalam hal ini Pegawai Pencatat Nikah (PPN) maupun Imam Masjid atau Pendeta Geraja. “Sehingga secara hukum itu tidak sah atau di larang,” ujarnya.

BACA JUGA  Enam Pasien Covid-19 Dari PT. NHM Sembuh

Muchdar meminta agar warga yang hendak menikah agar melalui prosedur pernikahan yang diakui berdasarkan aturan, yakni dengan melibatkan PPN agar pernikahan itu bisa mendapatkan surat akta nikah atau buku nikah.

Seperti yang tertuang dalam Undang-undang nomor 1 tahun 1974, tentang perkawinan. “Di pasal 2 ayat 2 menyatakan setiap perkawinan harus di catat sesuai peraturan perundang -undangan berlaku,” jelasnya.

Untuk menetmalisir terus terjadinya pernikahan sirih, Muchdar mengaku pihaknya terus melakukan sosialisasi melalui program Jumat keliling.

“Jumat keliling ini kita memberikan sosialisasi kepada masyarakat di setiap desa dan tingkat kecamatan terkait dengan prosedur atau tata cara melakukan perkawinan sesuai undang-undang perkawinan,” akunya. (Red)

Riko Noho

Reporter: Riko Noho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here