Pondok Pesantren Di Haltim Tolak Reuni 212 Di Jakarta

683

KH. Abdul Ghofur

MABA, CH- Tidak semua Pondok Pesantren ikut menerima ajakan reuni 212 yang  akan dilaksanakan pada, 2 Desember 2019 di Jakarta. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Roudlotul Maghfurin di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Propinsi Maluku Utara. 

KH. Abdul Ghofur, Ketua Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Roudlotul Maghfurin Haltim, dengan tegas menolak  ajakan reuni tersebut. Menurutnya, reuni itu banyak madlorotnya (Sesuatu yang tidak menguntungkan) dari pada manfaatnya. “Tugas kita semua saat ini adalah bagaimana negeri yang kita cintai ini bisa aman dan damai saling menyayangi dan menjaga persatuan NKRI,” kata KH. Abdul, Rabu (27/11).

KH. Abdul yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulumul Muhsini Semak Bintoro Jawa Tengah ini mengajak para pengasuh pondok, santri, jamaah dan kaum muslimin di Haltim dan daerah-daerah lainnya, agar tidak perlu hadir di Jakarta. “Lebih utama adalah melakukan munajat dan maulid 2019 di Mushola, Masjid, Pesantren dan tempat masing-masing,” ajaknya. 

Menurutnya,  ada jihad yang lebih utama pasca Pemilu 2019, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih serta pelantikan Kabinet Indonesia Maju, yaitu jihad merajut tali persaudaraan dan persatuan nasional (ukhuwah basyariah dan ukhuwah wathoniyah). “Hal ini tentu saja lebih utama dibandingkan menghadiri reuni 212,”tuturnya. 

BACA JUGA  Proyek Air Bersih Rp. 7 M Di Wasile Tengah Semakin Tidak Jelas

Lebih jelas kata KH. Abdul, Agama-lebih mengajarkan penghargaan terhadap kemanusiaan dan pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa dari pada pembelahan sosial atas dasar kelompok kepentingan, politik dan golongan.

Bahkan berkah dan rahmatNya pun akan terus mengalir deras bagi siapa saja, bangsa manapun yang terus bersyukur dan merajut tali persaudaraan serta persatuan. “Sebaliknya jauhkan diri dari fitnah, hoaks, intoleransi, ujaran kebencian dan pecah belah karena merupakan perbuatan yang diperintah oleh syaitan dan menjauhkan rahmat, berkah Allah SWT,” tukasnya. (Red) 

Reporter: Saiful Abdurahman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here