PT. STS Mulai Sosialisasi Pekerjaan Infrastruktur

1973

Sosialisasi Pekerjaan Infrastruktur Oleh PT. STS (Foto: Nehe CH)


BULI,CH- PT. Sambaki Tambang Sentosa (STS) yang bakal beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara mulai melakukan sosialisasi tentang pembangunan infrastruktur perusahaan ke pemerintah setempat.

Tahap awal, sosialisasi perusahaan tambang nikel yang terletak di Dusun Waisimo dan Desa Baburino Kecamatan Maba ini dilakukan bersama para kepala desa dan Pemerintah Kecamatan yang berada di lingkar tambang, pada Jumat (15/1/2021) di Aula Kantor Camat Maba.

Dalam sosialisasi tersebut, Camat Maba Robert Barbakem SH, mewakili pemerintah daerah dalam sambutanya meminta agar peserta yang hadir ini dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik, serta dapat mendukung progres yang dilakukan oleh PT. STS.

“Kami berharap dengan kehadiran PT. STS yang akan beroperasi di wilayah Kecamatan Maba dan Maba Tengah ini dapat membantu pertumbuhan ekonomi di masyarakat,” harap Robert.

Sementara itu Kapolres Haltim, Akbp Edy Sugiharto, SE, M.H, juga berharap dengan hadirnya perusahaan ini dapat memberikan dampak positif. “Diharapkan sosialisasi ini berjalan lancar dan aman, apabila ada beda pendapat agar dapat di selesaikan dengan cepat,” ujar kapolres.

BACA JUGA  Bakal Ada Taman Kampung Di Desa Waci

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Maba Ipda Thoha Alhadar S.sos, berjanji siap mengamankan setiap kegiatan perusahaan. Kapolsek juga berharap agar pihak perusahaan selalu berkoordinasi atau sosialisasi kepada masyarakat. “Agar tidak terjadi kesalahan pahaman di lapangan,” tukasnya.

Kepala Desa Wayafli, Yehuda Guslaw yang juga selaku ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Maba berharap Menajement PT. STS agar dalam rekrutmen tenaga kerja harus transparan dan terbuka.

“Sebab kejadian rekrutmen tenaga kerja tidak melalui pemerintah desa setempat, selain itu PT. STS harus memperhatikan dampak yang terjadi di Desa Baburino dan Pekaulang yang selalu mengalami musiba banjir apa bila terjadi hujan, ini harus di perhatikan,” pintanya.

Yoyok, Kepala Teknik Tambang PT. STS, menjelaskan pada tahap awal, pihak perusahaan akan melakukan pekerjaan Infrastruktur di areal tambang, yakni jalan, jembatan, stockpile, jetty dan dermaga. Pekerjaan ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.

Setelah itu akan dilakukan sosialisasi kembali mengenai tenaga kerja. Yoyok juga menuturkan, pihak perusahaan
akan melihat semua persoalan yang terjadi di dalam Desa Baburino dan Pekaulang yang sering diterjang banjir.

BACA JUGA  4 Peserta Audisi Ke WPI Tingkat Nasional, Pemkab Haltim Cuek

“Persoalan ini pihak perusahaan, pemerintah desa dan kecamatan serta pihak terkait untuk bersama-sama mencari solusi. Pihak perusahaan tiap tahun akan melakukan reklamasi selama perusahan beroperasi, sebab PT.STS sangat peeduli dengan lingkungan, serta tenaga-tenaga ahli akan diturunkan sebelum produksi,” tandasnya.

Sosialisasi yang berlangsung aman sesuai protokoke kesehatan ini juga ikut dihadiri oleh yang mewakili Direksi PT. STS Agustinus Pikal, Operasional Lalu Ridean, bidang komunikasi (Humas) PT. STS. Basri Tiabo, Camat Maba Tengah Abduhrahman Ompu Mahmud, perwakilan dari Koramil Pelda La Ono, Perwakilan dari Angkatan Laut Kopral Satu, Amran, Para Kades, BPD, Karang Taruna, tokoh masyarakat, agama dan adat. (Red)

Nehemia bustami

Reporter: Nehemia Bustami

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here