Ratusan Miras Jenis Cap Tikus Gagal Masuk ke Tidore

TIDORE, CH – Sebanyak 420 kantong plastik yang di isi minuman keras jenis cap tikus berhasil digagalkan masuk ke wilayah Kota Tidore Kepulauan. Barang haram itu diamankan oleh aparat kepolisian setempat di dua tempat yang berbeda.

Kasi Humas Polresta Tidore Kepulauan, IPTU Irwansyah saat dikonfirmasi mengatakan minuman keras jenis cap tikus yang diamankan tersebut berlangsung di dua lokasi yang berbeda, diantarannya di Pelabuhan Trikora dan diwilayah Oba Utara.

Menurutnya berdasarkan informasi bahwa adanya penyeludupan minuman keras jenis cap tikus yang akan masuk ke wilayah Kota Tidore Kepulauan, sehingga anggota yang tergabung dalam Operasi Pekat Kieraha dan Polsek Oba Utara kemudian melakukan razia.

“Kami mendapatkan informasi bahwa pada setiap hari pasar (senin dan jumat) sering dilakukan penyulundupan minuman keras jenis cap tikus didalam karung, keranjang, dan plastik yang berisi hasil pangan seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan rempah-rempah,” jelasnya.

Untuk wilayah Oba Utara dilakukan razia minuman keras dan narkoba terhadap sopir dan penumpang oleh Polsek Oba Utara. Dalam razia tersebut ditemukan minuman keras yang dibawa oleh dua orang warga, yakni Kamel Taramani dan Yohani Taramani.

Sementara untuk minuman keras jenis cap tikus yang diamankan di Pelabuhan Trikora dibawa oleh Agustinus sebanyak 40 kantong yang dipesan oleh warga Kelurahan Dokiri.

“Sementara di Oba Utara sebanyak 380 kantong itu dibawa oleh dua orang pria dari Desa Gamlah Kecamatan Kao Halmahera Utara dengan menggunakan mobil pick up warna hitam, jadi total barang bukti yang diamankan sebanyak 420 kantong miras,” tuturnya.

Ratusan kantong berisi miras itu didatangkan dari Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Barat. Para tersangka yang membawa dan memesan kemudian diamankan ke Mako Polresta dan Polsek Oba Utara untuk dimintai keterang lebih lanjut.

“Untuk proses hukum lebih lanjut sementara di tangani oleh Satgas Tindak (Tipiring) guna di BAI kemudian di analisa apabila memenuhi unsur tindak pidana maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku di Wilayah Kota Tidore Kepulauan,” tuturnya.

Musa Abubakar

Reporter: Musa Abubakar
Editor: Suhardi Koromo

Show More
Back to top button