Rismanto: Penyaluran BLT Jangan Terjebak Dengan Kriteria Keluarga Miskin

326

Pose Bersama Rismanto Ridwan Bersama Tim Covid-19 Dengan Pemerintah Desa Waisuba (Foto: Abdurrahman CH)


WASILE, CH- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh pemerintah desa ikut dibahas oleh Praktisi Hukum, Rismanto Ridwan. Pasalnya, banyak pemerintah desa yang salah menafsirkan kriteria dalam penyaluran BLT.

Melalui acara diskusi dengan tim relawan Covid-19 serta Pemerintah Desa Waisuba Kecamatan Wasile  Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Rismanto meminta  para pemerintah desa dalam penyaluran BLT agar tidak terjebak dengan kriteria keluarga miskin.

“Kita harus jeli melihat dari sisi pendapatan masyarakat ketika wabah ini mencuat, karena dampak dari Covid ini tidak hanya berimbas pada warga miskin, yang dilihat adalah dampak dari Covid ini membuat masyarakat hilang mata pencaharian,” tegas Rismanto, di Aula Posyandu Desa Waisuba, Kamis (28/5/2020).

Dalam kesempatan itu, Rismanto ikut memberikan apresiasi kepada tim relawan Covid-19 bersama pemerintah desa yang terus bersama-sama bekerja untuk memutuskan mata rantai Covid-19 di Desa Waisuba.

Kepala Desa Waisuba, Mursid Abu dalam kesempatan itu ikut  memberikan penjalasan Permendes Nomor  6 Tahun 2020 kepada masyarakat  terkait dengan  BLT yang bersumber dari APBN yang kemudian akan disalurka kepada masyarakat yang berhak menerima.

BACA JUGA  Di Tengah Covid-19, Vita Sangaji Undur Diri Dari Kadinkes Haltim

Pelaksanaan kegiatan dikawal langsung oleh Bhabinkamtibmas Bripka Urip Susanto bersama Babinsa koptu ikram. (Red)

Reporter : Abdurrahman patola

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here