RKPDES Gamesan Prioritas Wisata, Geltoli P3

469

Musdes RKPDES Gamesan Dan Geltoli

BULI, CH- Rancangan Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) di dua desa yakni Desa Gamesan dan Geltoli di Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memiliki program yang berbeda. Jika di Gamesan akan membangun potensi wisata, sementara di Desa Geltoli memperioritaskan Pembangunan, Pemberdayaan dan Pembinaan (P3).

Pemerintah Desa bersama warga Gamesan akan membangun dua tempat wisata, yang nantinya akan mengenjot pendapatan asli desa (PAD) untuk pembangunan demi kesejahteran masyarakat setempat. Ada dua tempat yang dijadikan tempat wisata pantai yakni  di sebelah selatan samping kantor Antam dan di sebelah utara Sungai Bailo arah Desa Baburino.

Melalui Musdes RKPDES, yang berlangsung, Jumat (15/11), disepakati Dana Desa (DD) 2020 dianggarkan  Rp. 100 juta untuk membangun wisata tersebut. Untuk melancarkan program wisata tersebut, pemerintah desa  membangun jalan lingkar sungai hingga sampai di lokasi Wisata Pantai yang berada di Sungai Watileo. “Akan di bangun di seputaran sungai Bailo, maka akan ada dua tempat lokasi untuk bangun tempat Wisata Pantai namun bertahap,” kata Kepala Desa Gamesan, Eddy Nikiyuluw, di Kantor Desa Gamesan.

BACA JUGA  Kejari Haltim Akan Kawal Ketat Penggunaan ADD Dan DD

Menurut Eddy, program RKPDES 2020 ini adalah tindak lanjut dari hasil Musdes pada Juli lalu. Semua program yang diusulkan akan diakomodir apabila pagu anggaran 2020 meningkat dari pagu 2019. “Usulan yang masuk dalam RKPDES 2020 sesuai dengan pagu 2019, jadi tidak semua usulan di akomodir, apabila pagu 2020 sudah ada maka program yang belum di akomodir akan dimasukan dalam APBDes,” jelasnya.

Untuk Desa Geltoli dalam Musdes RKPDES telah disepakati tiga aitem, yakni Pembangunan, Pemberdayaan dan Pembinaan (P3). “Tiga faktor ini sangat penting, untuk itu masyarakat harus mendukung apa yang sudah menjadi program bersama,” pinta  Erwin Goeslaw, Plt. Kepala Desa Geltoli.

Menurut Erwin, pengusulan program dalam Musdes kali ini juga sudah diusulkan pada Musdes Bulan Juli 2019 lalu. “Maka semua usulan yang disampaikan oleh masyarakat akan diakomodir, namun harus dilihat yang mana harus di proritaskan,”tukasnya. 

Camat Maba, Robert Barbakem. SH mengatakan, untuk memajukan suatu desa tergantung dari peran  pemerintah desa dan BPD.  “Pemerintah desa melakukan pengadaan pembangunan  dan masyarakat yang berkerja serta BPD selaku pengawasan atas program tersebut, jadi pembangunan dalam desa harus masyarakat yang kerja jangan diambil dari luar desa,” tegasnya. 

BACA JUGA  Demi Kenyamanan, Dinas PUPR Haltim Perbaiki Jalan Maba-Gotowasi

Camat juga mengatakan, bagi program yang belum diakomodir melalui DD dan ADD,  bisa diakomodir pada anggaran CSR dan Kondev yang diberikan oleh pihak perusahaan (PT. Antam). “Semua program yang diusulkan itu bagus dan sangat dibutuhkan dalam desa, untuk itu perlu dikawal dan mendukung program Pemerintah yang sudah di usulkan, agar program tersebut dapat di manfaatkan untuk masyarakat,” harapnya.

Hadir dalam Musyawara RKPDES di Desa Geltoli, selain camat  hadir juga Sekcam Maba, Fahmianthy MG. Marsaoly. SH. BPD, unsur masyarakat, perwakilan dari Puskesmas, Wahana Visi Indonesia, serta perangkat Desa Geltoli.

Sedangkan di Desa Gamesan, yakni camat, perangkat desa, BPD, unsur masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan unsur lainya, usai Musyawara RKPDES dilanjutkan dengan penandatangan berita acara. (Red)

Reporter: Nehemia Bustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here