Sengketa Pilkada Haltim Diterima MK, KPU Hari Ini Buka Kotak Suara

983

Gedung Mahmakama Konstitusi 

MABA, CH- Permohonan perselisihan hasil pemilihan Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara resmi diterima dan diregistrasi oleh Mahkama Konstitusi (MK) pada, Senin (18/1/202

MK menerima gugatan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Haltim sebagaimana akta registrasi perkara konstitusi dengan nomor 26/PAN.MK/ARPK/01/2021, yang diajukan oleh Paslon nomor urut 1, Hi. Thaib Djalaluddin-Noverius A. Bulango.

Selain itu MK juga menerima gugatan Pilkada Haltim yang diajukan oleh paslon nomor urut 3,  Ir. Moh Abdu Nasar-Hi Asiz Ajarat dengan nomor registrasi 30/PAN.MK/ARPK/01/2021.

Dengan demikian, sengketa Pilkada Haltim siap untuk disidangkan oleh MK sesuai dengan jadwal sidang pendahaluan yakni tanggal 26-29 Januari 2021.

Untuk menghadapi sidang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Haltim menjadwalkan hari ini, Selasa (19/1) akan membuka Kotak Suara.

Ketua KPU Haltim, Mamat Jalil mengatakan, pembukaan kotak suara berdasarkan PKPU nomor 19 Tahun 2020 pasal 71 menyebutkan, KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota dapat membuka kotak suara untuk mengambil formolir yang digunakan sebagai alat bukti dalam penyelesaian hasil pemilihan.

BACA JUGA  Tahun Ini, BWS Malut Bakal Bangun Air Bersih Disejumlah Desa Di Halbar

Pembukaan kotak suara, kata Mamat, sebagaiman ayat (1) dibuka dengan ketentuan, berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten Kota serta pihak Kepolisian setempat.

“Besok rencananya kita akan buka kotak suara disaksikan oleh Bawaslu Haltim dan Polres Haltim di gudang kotak suara,” kata Mamat, yang dikutip dari sejumlah media, Senin (18/01).

Jumlah kotak suara yang akan dibuka itu berdasarkan check list Daftar Alat Bukti (DAB) termohon dalam hal ini KPU Haltim yang direkomendasikan MK berdasarkan laporan pemohon pasangan nomor urut 01 dan 03.

“Jadi jumlah kotak suara yang akan dibuka oleh KPU itu berdasarkan check list. Dan kotak suara dibuka kemudian formolirnya di foto copy dan asilnya dikembalikan ke kotak suara, sementara copy-nya dijadikan sebagai alat bukti pada persidangan nanti,” jelasnya. (Tim/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here